Pesanggrahan Di Penghujung Senja

Pesanggrahan Di Penghujung Senja

  • WpView
    reads 369
  • WpVote
    Stemmen 50
  • WpPart
    Delen 23
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd zat, jan. 4, 2020
WpInfo
Fictie
Romantiek
Apa yang kau pikirkan tentang hidup? Dalam kisahku, hidup adalah rentetan kesedihan yang tidak berujung. #Khainara Yasmin Hidup kita punya definisi masing-masing tentang ini. Tapi bagiku, tiada anugerah yang paling misterius sekaligus ilmiah selain hidup. #RayHan
Alle rechten voorbehouden
#324
religi
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Raina Maramitha
  • Aku, Kamu, dan Waktu. [END]
  • [✓]ɴᴏᴛᴇʙᴏᴏᴋ • ᴸᵉᵉ ᴶᵉⁿᵒ ˣ ʸᵒᵘ
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • Tasbih Pembawa Jodoh
  • Americano In May || Jenselle
  • SEMESTA YANG KU CARI
  • Everything Will Be Okay
  • Apa Itu Cinta? (Completed)

~Raina Maramitha~ Baginya hidup ini benar-benar rumit, perihal perasaan yang membelenggu membuatnya seolah berada pada kepalsuan hidup. Ia tertawa, tapi tak pernah benar-benar bahagia. Ia tersenyum, tapi tak pernah benar-benar merasa baik-baik saja. "Seperti apa sebenarnya definisi kebahagiaan itu?" Ada ruang dihatinya yang terasa hampa. Ada ruang dihatinya yang terasa perih, Ada kenyataan hidup yang tak bisa diterima olehnya. Ia hanya ingin benar-benar merasa bahagia. Tidak ada rasa sakit, ketika menerima kenyataan hidup. Tidak ada rasa hampa ketika tertawa, Tidak ada rasa perih ketika tersenyum. Ia menginginkan kedamaian hati itu. Kedamaian yang membawanya pada kebahagiaan sejati. Akankah dirinya dapat merasakannya? Akankah dirinya bisa berdamai dengan keadaan? Akankah dirinya dapat menemukan kedamaian dan kebahagiaan sejati? ** [Blurb] "Lo tahu, Lo orang paling jahat yang pernah gue temui," sarkas seorang pria berhoodie hitam. Raina terdiam air matanya mengalir deras di pipinya. "Demi kebahagiaan Lo sendiri, Lo tega hancurin kebahagiaan keluarga lain, hah?" sinis pria tersebut. Risa menggeleng dengan air mata yng terus mengalir. "LO MUNAFIK RAINA!" Raina jatuh tersungkur. Badannya meluruh. Hatinya terasa remuk. Semua terasa berhenti baginya. Tubuhnya melemas. Ucapan pria tersebut seolah membuat Raina hilang dari dunia ini. #Catatan: Hanya fiksi belaka #cover by Lela ig : lelasyn_

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen