Adylan

Adylan

  • WpView
    Reads 246
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 12, 2018
Aku pernah merindukanmu dengan sangat, memberimu semangat, menghapus tiap keringat tanpa rasa penat. Namun usahaku tak pernah kau ingat, kau biarkan perasaanku hingga berkarat. Kini aku merasa penat, dan sadar kau bukan orang yang tepat. Kini aku ingin memulai sendiri dan membiarkan perasaanku beristitahat. -Adel Penyendiri yang menyisakan kesendirian berteman sepi. Di dalamnya aku tersesat. Tanpa senyumanmu, sapaanmu, bahkan hadirmu lagi. Kini aku mengerti, sakitnya di acuhkan perihnya di biarkan. Penyesalan memang selalu datang terlambat. Aku mencintaimu, tapi aku tidak tahu bagaimana cara menyampaikannya. Terlalu lama berfikir, sampai tanpa sadar aku membuatmu semakin menjauh. Kau dimana? Aku terbiasa memanggilmu. Aku akan berubah, berbaliklah karena kini aku memberikan senyuman padamu. -Dylan "Jangan pernah mau pacaran sama sahabat sendiri. Pas putus nanti lo gak cuma kehilangan pacar, tapi juga kehilangan Sahabat. " "Dari sekian banyak cowok di dunia ini, kenapa lo harus suka sama Dylan sih Del? " "Karena cinta gak bisa memilih"Ucap Adel sambil memandang lurus kedepan. * * * * ADYLAN by:Riska Alia putri
All Rights Reserved
#106
dylan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak Waktu [Complete]
  • DEVIAN [END]
  • BABAK TERAKHIR
  • My Heart
  • Inginku Memilikimu
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Sepupu
  • BBS [1] Repitiendo [COMPLETED]
  • The Special Class

Halo guys.. I'm back dengan cerita baru, setelah cerita pertamaku yang gagal.. Semoga kalian suka yah sama cerita kali ini❤️❤️ So kalau alurnya kurang bagus tolong maklumi authornya yah, kalau ada kritik dan saran boleh langsung comment aja.. 😊😘😘 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Jejak waktu.. Waktu ku berjalan cepat, Menyisahkan memori yang mengakar penat. Meski ragaku berteriak memberontak, Namun, tidak dengan jiwaku. Tersenyum ia bersama mega yang merona, tatkala bintang berpijar turun ke perpaduan. Perjalanan ku mungkin sulit dan rumit hingga meninggalkan jejak waktu disetiap nafasku. Kenangan, waktu terakhir ku seindah perjalanan ku.. Ini adalah kenangan Indah yang takkan terlupakan, hanya akan membekas dalam ingatan. _________________________________________________________________________________________________________ PS : ⚠️Cerita ini hanyalah sebuah fiksi belakang yang terlahir murni dari sebuah kegabutan author, semua latar yang ada dalam cerita ini hanyalah sebuah haluan semata dan cerita ini tidak bermaksud untuk menyinggung para pembaca, jika ada kata-kata yang tidak menyenangkan mohon maafkanlah author.. Yang penasaran bisa langsung baca.. Tolong hargai dan jangan lupa kasih suport author terus, agar bisa semangat UP ceritanya, dengan cara vote kalo kalian suka dengan ceritanya, coment kalo kalian pengen kasih saran atau apapun itu, dan share kalo kalian berpikir cerita ini wajib dibaca teman-teman kalian.. Enjoy!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines