Ruang Rasa

Ruang Rasa

  • WpView
    Membaca 154
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Feb 8, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Gue takut kaya dulu lagi, gue takut kalau gue ngulangin kesalahan yang sama, gue belum cukup siap kalau harus jatoh lagi gue juga belum siap kalau harus sakit hati lagi. Dulu disaat gue benar-benar tulus gue benar-benar sayang sama lo, lo malah bilang 'gue nyerah, lo cari aja cowo yang bisa jagain lo yang bisa ngelindungin lo'. Padahal saat itu gue ngga butuh siapa-siapa gue cuma butuh lo, saat itu gue cuma mau lo slalu dukung gue lo slalu ada buat gue" kata Adinda dengan suara yang bergetar dan mata yang berkaca-kaca Taki yang mendengar hanya bisa diam, ia tau kalau ia benar-benar salah seharusnya saat itu ia mendukung adinda bukannya pergi meninggalkan adinda
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Distance
  • -Kapan? kapan semua ini menjadi seperti sedia kala.
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Is There Hope [Completed]
  • Amin paling serius
  • U are
  • Risalah Hati (ZeeSha) [END]
  • Dinda Anastasya [✔️]
  • zeandra dan Marsha...
Distance

"Aku tak pernah tahu akan begini akhirnya. Disaat aku sudah tidak ingin membuka hati kembali karena ku tahu tahap demi tahap apa yang akan ku alami. Tiba-tiba kau hadir, memberi sebuah keyakinan bahwa kau kan selalu ada. Kau kan selalu hadir. Kau kan tetap setia. Dan aku tetap menjadi satu-satunya wanita yang menguasai hati mu. Keyakinan, keseriusan, dan perhatian dari mu membuat ku jatuh hati. Satu pintaku, aku tidak ingin terluka lagi, sayang." - Cica Zannata "Kau satu-satunya nya wanita yang mengerti aku. Yang memahami ketakutan ku, diamku, tangisku. Kau satu-satunya alasan ku tersenyum, tertawa dan menangis. Mungkin aku tidak akan bisa menyediakan pundak untuk tempat mu bersandar, menyediakan pelukan disaat kau kesepian. Dan aku (mungkin) tidak bisa menja di satu-satunya lelaki yang akan memprioritaskan wanita nya. Tapi,percayalah. Aku disini bukan untuk mencari wanita lain. Aku disini, ingin memperjuangkan masa depan kita. Jaga mata, jaga hati untukku, sayang. " Rivale Andrea.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan