Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
A DARE

A DARE

  • WpView
    Reads 307
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 11, 2021
ini semua terjadi karena aku mengiyakan tantangan sahabatku, Rasya. - "eh Lan. gue punya tantangan buat lo," "apaan?" "gue tantang lo buat deketin abang gue," "apa? abang lo? maksud lo si kunyuk Revan? ga banget!" "takut ya? siapa tau kalo lo deketin dia, lo bisa minta maaf sama dia. gue tau dia banget, Lan. dia tuh sebenernya berhati hello kitty kalo lo udah kenal deket. percaya sama gue," "ya makanya di coba, Ulani! siapa tau bisa kan? gue juga ga keberatan lo jadi kakak ipar gue." "asal ngomong aja lo! siapa yang mau jadi istrinya dia?" - mohon maaf klo kata-katanya monoton, soalnya masih belajar. silahkan dibaca! hope u guys like it! dont forget to Vomment!! xx
All Rights Reserved
#254
dare
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • THE CLIMB [Completed]
  • TWINZY
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Just Friends✔
  • Regret [Completed]
  • ALEXON [END]

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines