Ketika Nun Mati Bertemu Huruf 15
Keganjalan mulai muncul setelah ia dapati secarik kertas putih dengan tinta merah di atas meja.
"Rajin-rajinlah belajar, raihlah mimpimu."
Sejak saat itu nama panggilan baru bermunculan dari Arip hingga Ipin. Seiring datangnya sosok misterius di kehidupan Nal, ia dan Ilham bagaikan kucing dan tikus. Mereka kerap kali bertengkar hingga tak sungkan main kejar-kejaran di lapangan asrama.
Selain itu, di kelas ia juga punya musuh bebuyutan, Beti dan Nal justru bagaikan kucing dan anjing kerap kali adu mulut yang bisa membuat seisi kelas bereaksi tertawa. Akibat bertengkar hingga satu sekolah heboh sampai mengundang tanda tanya besar dan mereka beramsumsi bahwa Nal dan Beti adalah sepasang kekasih.