Nocturna Avenue

Nocturna Avenue

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 10, 2018
Ata mengagumi bagaimana Matahari Senja masuk dalam hidupnya. Walaupun hanya berupa karakter dalam cerita fiksi, Ata menghidupkannya kembali dalam angan yang berimbas pada bentuk cinta yang lain; Ata mencintai senja. Karena bagi Ata, Matahari Senja sudah pasti seindah senja. Namun, itu justru membuatnya tidak percaya untuk dicintai. Ata jelas membatasi diri, menjaga hati untuk tidak terjatuh. Ata bilang, "Gue nggak bisa percaya sama hal-hal kayak gitu. Ini teritorial ternyaman bagi gue." "Ternyaman buat apa?" "I-iya, ternyaman. Buat nggak jatuh cinta--yang bener-bener jatuh cinta," ucap Ata gamang, lantas menunduk untuk menghindari sepasang bola mata berwarna hitam di hadapannya. Sekelebat ingatan tentang mata itu hadir. Bagaimana kilau kehitamannya berubah menjadi indah, membias serentak dengan senja ketika mereka tidak sengaja bersama dalam waktu yang terasa melambat. [] Rabu, 11 Juli 2018.
All Rights Reserved
#984
dokyungsoo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seperti Senja [COMPLETED]
  • Dia Sang Bumi Pengagum Senja
  • Antara Fajar Dan Senja [TERBIT]
  • Hues of You
  • Langit.
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • Kau Senjaku
  • Langit Senja (End)
  • Bad Girl VS Bad Boy *Sudah Terbit
  • Senja Untuk Angkasa[On Going]

#38 in patahhati [ 17 Juni 2018 ] #7 in makinglove [ 23 Desember 2018 ] Aku pernah belajar mencintaimu. Aku pernah belajar menerima perasaanmu. Aku pernah belajar memiliki hatimu. Hingga akhirnya, aku belajar merelakanmu. Sangat sulit, asal kau tahu. Hari itu, dimana matahari ingin kembali sembunyi, ketika senja akan hadir yang sekaligus menjadi saksi bisu antara perasaanmu kepadaku. Ajaibnya, senja seindah itu dapat kamu ubah menjadi awan gelap dengan sekejap. Tanpa sumber cahaya, senja kembali tenggelam dalam pelukan semesta. Copyright© by Gunanti K

More details
WpActionLinkContent Guidelines