A3
  • WpView
    Reads 932
  • WpVote
    Votes 411
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 21, 2018
[slow update] bukan bercerita tentang happy ending yang selalu diinginkan melainkan akhir dari sebuah pertemuan dengan satu pihak yang merasa bersalah. Tapi belum tentu juga sad ending, meskipun tidak dikatakan happy ending. - Seperti simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan satu sama lain. - Copyright©2018 by ErsaAprillaersa.
All Rights Reserved
#344
gramedia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️
  • Holla, Hiper! (Complete)
  • Unfinished Goodbye
  • Semu [Completed]
  • Di Balik Layar [Completed]
  • Antara Kita [Telah Terbit]
  • AWAL
  • Diana - Cinta Tak Pernah Salah
  • Farellio's [SELESAI]
  • Z LOVE STORY✅

(DILARANG MELAKUKAN COPY DALAM BENTUK APAPUN TANPA IZIN) SELESAI -78 CHAPTER. Kalian tahu apa yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan? Mengenang. Yah, proses mengenang adalah hal terburuk yang pernah ada. Karena mengenang selalu menyeret kita untuk berjalan mundur. Perpisahan hanya 'kan meninggalkan kenangan yang membuat kita sulit lupa karenanya. Mengisahkan seberapa berisiknya mereka hanya dengan bertatap muka, seberapa kerasnya tawa, seberapa hebatnya tangis di antara mereka menghadapi betapa kejamnya takdir mempermainkan hidup. Seperti itulah kenangan. Bahkan, waktu pun takkan mampu untuk menghapus jejak yang telah kita gores bersama. Kenangan yang selalu membuat aku rindu. Kenangan yang selalu membuat aku mengatakan aku mengingatmu. Yah, kenangan itu adalah kalian. "Kalian itu alasan gua memahami definisi sayang tanpa rupa, keluarga tanpa darah." -Indri Raysilia Januar. Kritik dan Saran dipersilahkan. Karya : Indah_zrd Cover by : @indrindi13 /InArt

More details
WpActionLinkContent Guidelines