Valensi [Selesai]

Valensi [Selesai]

  • WpView
    Reads 12,238
  • WpVote
    Votes 751
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 19, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
va·len·si /valénsi/ Kim : bilangan yg menyatakan kesanggupan bersenyawa suatu unsur dng unsur lain @@@ Punya teman dingin seperti Virgo adalah tantangan tersendiri bagi Zifa. Punya teman bengal seperti Zifa adalah mimpi buruk bagi Virgo. Disuruhnya Virgo membantu Zifa belajar oleh gurunya merupakan sebuah jalan di mana hubungan mereka mulai terajut. Zifa yang tak juga paham dengan materi yang Virgo sampaikan tentu membuat cowok berkacamata itu geram. Ingin sekali Virgo berhenti. Tapi apa daya. Rendra, kakak Virgo, justru menambah-nambahi tugas untuk Virgo, menjaga Zifa dan membawakannya bekal makan setiap harinya. Mau tak mau, pertemuan yang selalu ingin Virgo hindar tak pernah terelakkan. Hingga mereka sampai pada masa di mana Virgo mampu menerima Zifa menjadi sahabatnya. Berkali-kali hubungan mereka terputus. Virgo marah dan Zifa menyerah. Zifa berubah dan Virgo gelisah. Akankah hubungan mereka tetap bertahan walau kerap kali diambang kehancuran? ### Copyright© 2018 by Viavidi
All Rights Reserved
#11
zifa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Struggle✔
  • Fake Smile [End]
  • Fate
  • 🅃🅁🄾🅄🄱🄻🄴 🄸🅂 🄰 🄵🅁🄸🄴🄽🄳
  • Eramnesia
  • Satu Bayi Empat Hati [TAMAT]
  • Love In Silent(END)
  • ATHARA [COMPLETE]

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines