Mengejar Awan

Mengejar Awan

  • WpView
    Reads 9,814
  • WpVote
    Votes 686
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 8, 2020
Ternyata begini rasanya cinta bertepuk sebelah tangan. Abigail tidak pernah membayangkan kisah cintanya akan semenyedihkan ini. Seberapa keras Abigail mengelak, kenyataanya selalu sama. Abigail menyukai laki-laki yang mencintai gadis lain. Semenyedihkan itu. Abigail tidak pernah berharap terlalu banyak. "Kalau dikejar, bakalan semakin jauh. Jaga jarak aman aja. Yang penting kamu bisa bareng dia kan?" Memang, Abigail selalu mengerti akan satu hal, yakni : 'Mengejar Awan adalah hal yang mustahil karena Awan terlalu jauh untuk digapai'. Bandung, 11 Juli 2018 book 1 of 2 Awan & Mentari Series
All Rights Reserved
#37
brokenheart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • The Fault
  • Alvaro Aurora (Sudah Terbit)
  • BE WITH YOU (END)✔
  • Filantropi [SELESAI]
  • Fake Nerd Girl (COMPLETED)
  • All Out of Love
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • GILANG [SUDAH TERBIT]
  • About feelings   (selesai)

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines