The Villain

The Villain

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 15, 2018
2 anak Nabi Adam yang mempunyai profesi berbeda 180° yang membawa mereka hidup selalu dalam "bahaya". Kisah mereka tergolong mustahil untuk dipikirkan oleh alam kita. Lagi lagi takdir dan keajaiban terus berdatangan kepada mereka. Akan kah takdir dan keajaiban selalu meliputi kehidupan mereka?. Inilah kisah mereka berdua yang menaruh kehidupan tenang mereka dalam bahaya dan susah diterima nalar orang awam. Love can change everything. Everything. "Every fairytale needs a good old-fashioned villain. You need me, or you're nothing,"
All Rights Reserved
#780
sciencefiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Antonim: Akulah Manusia Biasa Itu
  • FLAMBOYAN
  • Alexa
  • ALTHA
  • Ekstrovert & Introvert [SELESAI✔️]
  • My Darkness Girl[TAMAT]
  • I'll Do Anything For You [Lathfierg Series]✔
  • The Dark Side(END)
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]

Bercerita tentang kehidupan seorang anak dari keluarga blasteran Jerman-Tionghoa yang miskin, ia memiliki cara pandang yang berbeda terhadap dunia sejak dirinya masih kecil, tepatnya di bangku Sekolah Dasar. Di bangku dasar, ia menghadapi kenyataan pahit tentang lingkungan sekitarnya, yaitu pengucilan dan perundungan. Di lingkungan rumah, keluarganya mengalami pengucilan oleh warga sekitar karena diri mereka yang berbeda. Di sekolah pun juga, teman-teman di sekitarnya termasuk dirinya banyak yang mengalami perundungan oleh para siswa nakal. Setelah melalui lamanya masa penindasan sedari kelas 1 SD, akhirnya dirinya mulai bertindak serius untuk mengadakan perlawanan terhadap para perundung itu. Ia pun mempersatukan semua temannya yang tertindas untuk melawan perundungan di sekolah itu dan menunjukkan bahwa minoritas bukanlah suatu kekurangan. Ia ingin menunjukkan bahwa menjadi minoritas bukan berarti mereka lemah. Namun, cara yang digunakan anak itu sangat ekstrem. Karena memang dirinya mempunyai pandangan yang berbeda dengan orang lain. Dari situlah dirinya mulai berkembang menjadi apa yang ada pada dirinya sendiri, tetapi hal itu jugalah yang merupakan gangguan yang dimilikinya... Melampaui batasan-batasan moral, dirinya mengalami konflik emosional yang dilematis. Cara yang baik dan jahat. Manakah jalan yang ia pilih?

More details
WpActionLinkContent Guidelines