[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]

[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]

  • WpView
    LECTURAS 3,310
  • WpVote
    Votos 140
  • WpPart
    Partes 36
WpMetadataReadConcluida dom, feb 9, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_
Todos los derechos reservados
#46
calonimam
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Imam Hati ✔️ (Part Lengkap)
  • Bianglala
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • ngger adalah vandyku
  • After My Prayed
  • Kurindu Baginda✔️ [END]
  • ALONE
  • Assalamualaikum My Future Imam [ SUDAH TERBIT]
  • Diary Bertali Luka
  • KHALISA🖤

Dihadapanmu aku lebih suka diam dan tidak banyak berkutik. Hanya saja dihadapan Tuhan, pada sujud terakhir di sepertiga malam, aku terus menceritakan nama yang entah hatinya untuk siapa, Berbisik hingga berisik mungkin membuat Tuhan terusik. Sebagai orang yang paham bahwa diri ini tidak layak diperjuangkan. Aku ingin memantaskan diri, setidaknya dihadapan Tuhan. Barangkali cara mencintaiku keliru, kau kucinta lebih dari Penciptaku Barangkali cara merindukanku keliru, kau ku rindu lebih dari Rasulku. Barangkali caraku mengingatmu salah, namamu kusebut lebih dari sewajarnya. Aku yang selalu kau nilai kurang sempurna, Tidak pernah memiliki tujuan utama lebih dari hanya ingin membuatmu bahagia. Entah seberapa besar rasa ini masih tersisa Sejauh ini, aku masih sanggup berharap dan bertahan meski hanya dengan satu senjata, memperjuangkanmu lewat bait-bait do'a. Teruntuk wanita paling bercahaya: Zahira Azzahra -Zidan Firdausi- ___________________________________ Nikmati sensasi pengalaman membaca dengan alur cerita paling tidak terduga, menggetarkan dada, menguras air mata, memacu detak jantung lebih dari sewajarnya. Temukan puisi disetiap partnya, yang akan membuat mood bacamu bertambah dan membuat senyum diwajahmu merekah. LET'S READ IMAM HATI ❤ ✏ ✏ UPDATE SEMINGGU SEKALI APRESIASI DENGAN VOTE DAN KOMEN :)) Tag me 📍@vivin_sindi if you share quotes from this story .

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido