Aila
  • WpView
    Прочтений 522
  • WpVote
    Голосов 54
  • WpPart
    Частей 4
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published втр, мар. 26, 2019
Mudah saja kalo tidak suka disalahkan jangan suka menyalahkan, apalagi kalo kesalahan itu bukan kita yang buat. Ibarat manusia yang kehilangan kaca dan sudah tak bisa berkaca diri. Dia sudah lupa bagaimana rupa dirinya. Dan dengan mudah harimaunya berkata tak menggunakan logika. Jadi tidak usah saling menyalahkan.
Все права сохранены
#4
kevlar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN)
  • Not The Wrong
  • God's Surprise ( Slow Update )
  • Ketika Waktu Bersamamu
  • GRIZLEN {On Going}
  • Albel
  • dimana janji tersebut
  • RIRI NATARI [END]
  • K.I.T.A
  • Kelihatan Manis, Tapi Pahit Rasanya

SEGERA DITERBITKAN Sebenarnya ini adalah idenya Liaa. Entah apa yang merasuki otaknya kali ini, sehingga memintaku untuk menulis. Aku tidak pandai merangkai kata-kata, apalagi menyelesaikan suatu cerita. Tidak seperti Liaa yang sangat menikmati saat-saat merangkai setiap paragraf dalam mengembangkan idenya. Bersenandika, mengolah diksi, menulis berbagai tema, dan menuntut pancaindra agar lebih peka. Bila satu paragraf saja membuatku termenung berlama-lama, apalagi satu novel yang sampai beratus-ratus halaman tebalnya. Aku bisa gila, Liaa. Namun, gadisku yang cerewet dan berambisi besar itu pasti akan memprotes, "Kamu pasti bisa, kok, jangan pesimis, deh! Belum apa-apa udah ngeluh. Nulis itu gampang, cuma kamunya aja yang gak mau usaha!" Begitulah Liaa, dia 'illfeel' dengan orang yang angkat tangan sebelum berjuang. Alih-alih memotivasi, malah muncrat juga omelannya. "Iya, Liaa. Jangan ngambek, aku cium, nih!" Ancamanku membuat pipinya seketika memerah bak kepiting rebus. Aku sangat buruk dalam mengembangkan ide cerita. Jauh dibanding Liaa yang bisa menyelesaikan dua novel sekaligus. Ya, novel-novel itu adalah kisah kami yang dia tulis. Tugasku cukup diam dan jangan membuatnya marah. Jika tidak, Liaa akan berhenti menulis dan mengomel seperti ibu-ibu kostan. Karena sejatinya waktu terbaik untuk menulis adalah 'mood' yang baik.

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту