SHE'S NAME KAREN

SHE'S NAME KAREN

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jun 4, 2019
Cantik, manis, tinggi, putih, ramah, dan kaya. Gadis mana yang tak menginginkan karakter seperti itu dalam dirinya? Coba katakan kepada para kaum hawa didunia ini, adakah yang tak menginginkan karakter seperti itu?Jawabannya adalah ada. Dia adalah karenia monica yang akrab dipanggil karen oleh teman sekolahnya. Memang gila bukan? Pasalnya semua kriteria itu ada pada dirinya. Karen adalah seorang gadis dengan sejuta pesona yang tengah asik menikmati liburan dikota kelahiran papanya disebuah negara yang kaya akan gedung pencakar langit tepatnya di Toronto, Kanada. Karen harus menghadapi kenyataan yang tak mengenakan ketika akan kembali keindonesia, tanah kelahirannya serta sang mama. Tak cukup sampai disitu, karen dikejutkan dengan tingkah sang kekasih yang tertangkap basah tengah berselingkuh saat hari pertamanya kembali kesekolah. Karen merasa hidupnya sangat berantakan atas apa yang menimpanya. Akankan karen mampu menghadapi segalanya? Apalagi akhirnya karen tau ada seseorang yang tak akan membiarkannnya sendirian menghadapi segalanya. R S M _ F R A A
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • Our Times (Completed)
  • Prestige
  •  At SKOOL?
  • KANARA [COMPLETED]
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Amaranggana
  • 𝑭𝒂𝒌𝒆 𝑵𝒆𝒓𝒅 𝑪𝒐𝒍𝒅 𝑮𝒊𝒓𝒍 [𝐒 𝐄 𝐋 𝐄 𝐒 𝐀 𝐈]
  • Strawberry
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines