ALDINAYA 2

ALDINAYA 2

  • WpView
    Leituras 521,173
  • WpVote
    Votos 35,476
  • WpPart
    Capítulos 14
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jun 1, 2024
Ketika semesta menemukan inti kuasanya. Mengubah takdir dengan mudahnya, membutakan jarak pandang serta menguasai yang sudah termiliki. Menggunakan teka-teki kehidupan dan liku perjalanan yang membawa seseorang ke dalam jurang kekecewaan. Aldito Refand Ananta. Pria yang harus memperjuangkan cintanya, menjaga apa yang ia punya, dan mempertahankan apa yang dijaganya. Renaya Adinda. Gadis periang yang merubah diri karena ketakutan. Berawal dari sebuah mimpi hingga kenyataan yang tak pernah ia duga. Harus mencari alasan, kenapa rasa takut itu datang dan bagaimana cara mengakhirinya. Aldi dan Naya, mereka sudah berhasil bersatu karena perjuangan Naya yang ingin mendapatkan hati Aldi. Bagaimana jika kali ini, Aldi yang berjuang untuk Naya dan untuk cinta mereka? Teka-teki kebencian. Oleh seseorang yang sama sekali tidak mereka kenali. Datang dengan membawa rasa dendam. Lagi-lagi, Naya-lah yang menjadi sasarannya. *** Penasaran? Ikuti terus kisah cinta (rumit) Aldi & Naya! SEKUEL of ALDINAYA #1 -ALDINAYA 2-
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Cheerful Girl [ENDING]
  • ALGAFA
  • My Perfect Boyfriend
  • HEART
  • ALDEN(END)
  • Menikah Secara Paksa_ END
  • 12 (Masa Lalu Dan Masa Depan) [COMPLETED]
  • Gone(✔)🔚
  • ALDINAYA [Sudah Terbit]

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo