Malaikat Dibalik Rembulan

Malaikat Dibalik Rembulan

  • WpView
    GELESEN 120
  • WpVote
    Stimmen 9
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Fr., Juli 13, 2018
Selama ini Allah menyayangiku dengan berbagai cara. Pahit manisnya perjalanan hidup memberikan sebuah pelajaran yang sangat berarti. Allah Maha Adil di setiap perjuangan pasti di situlah kita menemukan hasil. Ya Allah terima kasiah Engkau telah mengirimkan aku, sosok Malaikat dibalik Rembulan yang ikhlas telah membawaku pada jalan-Mu, karena itu aku yakin. Kau mencintaiku karena kekuranganku bukan kelebihanku. Annisa Salsabila
Alle Rechte vorbehalten
#10
cerpencinta
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • di akhir perang
  • (One Shot) You & I
  • Bukan Aku yang Dia Inginkan || TERBIT ✓
  • Angelic (MLA - 2015)
  • From Me in Somewhere
  • Antara Aksara dan Kata
  • Bagian Kosong [COMPLETED]
  • Membumi(Tamat)
  • Tahajjud Cinta [END]

" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien