The Hill (HIATUS)

The Hill (HIATUS)

  • WpView
    Reads 831
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 1, 2020
WpInfo
Fiction
Horror
"Hyung..apa bener ini jalannya?" "Bener kok, ini jalannya" 'Ini perasaan gue aja atau beneran emang ada yang merhatiin ya..' "Hyung..!!?pliss jangan bercanda dong!!" "Jangan ganggu gue, gue masih mau hidup..." 'Gue mohon jangan ganggu kita lagi..!!' "Ini dimana sih!!" "AAAAAAA..!!?" "HYYUUUUNGG..!!!?" "Gue mau pulang..!?" 'Sebenernya ini semua salah siapa...' 'Kenapa kita semua pada diganggu' "Seharusnya kita semua kagak dateng kesini!" "INI SEMUA SALAH KALIAN!!!?" Nb : kisah cerita, nama tempat, nama lokasi hanyalah fiksi semata (ide author sendiri).
All Rights Reserved
#6
hobie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hingga Tak Ada Lagi Luka
  • Black Out 2 (Sequel dari "Black Out")
  • Story Of Platform 9¾[COMPLETED]
  • Don't Ever Change 'Sequel HBC' [VKook] (END)
  • BTS Love Story
  • One Fairy Seven Angles
  • Cutie Sunbaenim [KOOKMIN] ✔
  • HOME (Kim Taehyung) END
  • Save Me✔
  • LIGHT

Hingga Tak Ada Lagi Luka Jungkook tumbuh dengan luka-luka yang tak terlihat-bukan hanya di kulitnya, tapi jauh lebih dalam, menyesakkan hingga ke relung jiwanya. Senyumnya terlalu lebar untuk menjadi nyata, tawanya terdengar seperti pelarian. Ia menyimpan rahasia yang tak seorang pun tahu, seakan dunia ini terlalu kejam untuk memberinya ruang bernapas. Taehyung tidak pernah berniat ikut campur. Awalnya, ia hanya melihat Jungkook sebagai anak yang keras kepala, penuh misteri, dan sulit didekati. Tapi semakin ia memperhatikan, semakin sulit baginya untuk berpaling. Ada sesuatu di balik mata gelap itu-sesuatu yang berteriak minta pertolongan meski bibirnya selalu mengatakan "Aku baik-baik saja." Ketika kebenaran mulai terungkap, Taehyung dihadapkan pada pilihan: mundur dan membiarkan Jungkook menghadapi semuanya sendiri, atau bertahan, meskipun itu berarti menyeret dirinya ke dalam kegelapan yang lebih dalam dari yang ia bayangkan. Namun, seberapa jauh seseorang bisa bertahan sebelum akhirnya menyerah? Seberapa banyak luka yang bisa mereka tanggung sebelum semuanya runtuh-hingga tak ada lagi yang tersisa? Tapi mereka tahu satu hal: mereka tidak akan membiarkan luka-luka itu menang. Bersama, mereka berjanji akan bertahan. Bukan hanya untuk satu sama lain, tapi juga untuk diri mereka sendiri. Karena kali ini, mereka tidak akan berjalan sendirian. - BROTHERSHIP YE BUKAN BL! Don't copy my story.

More details
WpActionLinkContent Guidelines