HUG ME, BUNNY !

HUG ME, BUNNY !

  • WpView
    LETTURE 461
  • WpVote
    Voti 60
  • WpPart
    Parti 16
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, ott 4, 2018
WpInfo
Fanfiction
RWBY
"Andai aku bisa memelukmu sekali lagi hanya untuk saat ini di malam ini, aku mungkin tak akan pernah melepaskannya. Atau mungkin aku akan memberimu kesempatan kedua untuk menjelaskan kata yang tak sempat kau ucap. Tapi apalah arti saat ini ? Ntah aku harus marah, kecewa, menangis bahkan bahagia. Aku sama sekali tidak bisa mendefinisikannya dalam sebuah tindakan. Apa aku benci kenyataan ini ? Tentu. Aku benci pada kenyataan ini, kenyataan dimana aku harus menerima bahwa semua ini bukan permainan dunia. Semua ini nyata ! Dan kamu benar benar sebuah ilusi sekarang. Nyatanya saat ini kamu hanya sebuah bayangan masa lalu yang hinggap sampai detik ini mungkin untuk selamanya dan tak akan pernah hilang dari dalam memoriku. Kamu tetaplah kamu, cinta kedua untuk selamanya. " -Ruby Rimayra Ini kisah mereka, kisah di mana mereka merasakan bahwa tak selamanya apa yang di harapkan akan terjadi dan sesuai. Saat bersama. Dimana mimpi itu harus hilang karena pengorbanan. JADI INGIN TAHU BAGAIMANA KISAHNYA? YOK DIBACA ? Copyright ©2018 Sindi Purnawati
Tutti i diritti riservati
#380
kisahcinta
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Sejenak Luka
  • Terima kasih Ravindra
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • About kevin (End)✅
  • BEDA DUNIA
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • FRIENDzone (Completed)
  • Jiwa Raga (✔)
  • Setelah Kita Putus (Sudah Terbit)

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Naraka tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Naraka tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Naraka menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Naraka di hidup mereka. Karena Naraka cacat. Penuh cela. Naraka dibenci. Naraka disiksa. Naraka ditinggal. Naraka tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Naraka bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti