Zenia [Terbit]

Zenia [Terbit]

  • WpView
    Reads 100,042
  • WpVote
    Votes 4,708
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 3, 2022
Kenapa sulit sekali untukku melihat masa depanku? Aku bisa melihat masa depan orang lain yang berputaran dengan rizeki, jodoh, bahkan kematian. Lalu, kenapa aku tidak mengetahui hal yang bersangkutan dengan diriku? Bahkan, kehadirannya saja aku tidak mendapat kilasannya. Aku baru saja bebes dari kehidupan pasifku. Aku tidak ingin dipertemukan jodoh dalam hari kedua aku hirup udara bebas selain udara di rumahku. Lalu, kenapa dia datang tanpa diundang dan ikut campur urusanku? Dan, kenapa hatiku selalu bergetar saat di sisinya? Apakah benar yang dikatakan Bunda?
All Rights Reserved
#331
indigo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Aku Mencintaimu Karena Allah [End]
  • MAS !
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • Laksana [END]
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Kedaluwarsa ✓
  • Grisella Laurensa
  • MAP OF THE SOUL: City of Dream (END)
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines