Zenia [Terbit]

Zenia [Terbit]

  • WpView
    Leituras 100,035
  • WpVote
    Votos 4,708
  • WpPart
    Capítulos 38
WpMetadataReadConcluída qui, nov 3, 2022
Kenapa sulit sekali untukku melihat masa depanku? Aku bisa melihat masa depan orang lain yang berputaran dengan rizeki, jodoh, bahkan kematian. Lalu, kenapa aku tidak mengetahui hal yang bersangkutan dengan diriku? Bahkan, kehadirannya saja aku tidak mendapat kilasannya. Aku baru saja bebes dari kehidupan pasifku. Aku tidak ingin dipertemukan jodoh dalam hari kedua aku hirup udara bebas selain udara di rumahku. Lalu, kenapa dia datang tanpa diundang dan ikut campur urusanku? Dan, kenapa hatiku selalu bergetar saat di sisinya? Apakah benar yang dikatakan Bunda?
Todos os Direitos Reservados
#795
completed
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • You, Hope, and Memories
  • i love komandan S1-♡
  • MAP OF THE SOUL: City of Dream (END)
  • PILIHAN TERBAIK (Tamat - Revisi)
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • Jodoh Pandangan Pertama (Completed)
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Kamu dan Negara S1 [SELESAI]
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan

~Sakura Minami~ Aku mencintainya sejak pertemuan pertama kami. Mungkin dia adalah jodohku, karena Tuhan mempertemukan kembali diriku dengannya . Tapi, dia seperti angin. Dia yang selalu ada di dekatku, tapi takkan pernah bisa ku gapai. Lalu aku bertemu dengannya. Dan pertanyaan muncul di benakku: jika dia memang jodohku, mengapa aku menggapai orang lain? ‬‪~Kenan Voresta~ Dia segalanya di hidupku. Ini bukan lirik lagu yang dia sukai, atau larik puisi yang ku kutip dari novel miliknya. Ini arti dirinya bagiku, dari dulu hingga nanti. Dan dia baru mengetahuinya, ketika dirinya dipelukan yang lain. Tapi, bukankah tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan yang dicinta? ‬ ‪~Brian Voresta~ Aku tak pernah menyesal bertemu dengannya, meskipun pada akhirnya, Tuhan lebih memilih untuk memisahkan kami. Dia adalah pewarna di hitam putih hidupku. Dan ku rasa, aku tak akan pernah menemukan penggantinya, karena separo jiwaku, ikut terbawa seiring dengan kepergiannya.‬

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo