Zenia [Terbit]

Zenia [Terbit]

  • WpView
    مقروء 100,060
  • WpVote
    صوت 4,708
  • WpPart
    فصول 38
WpMetadataReadمكتمِلة خميس, نوفـ ٣, ٢٠٢٢
WpInfo
أدب هواة
Kenapa sulit sekali untukku melihat masa depanku? Aku bisa melihat masa depan orang lain yang berputaran dengan rizeki, jodoh, bahkan kematian. Lalu, kenapa aku tidak mengetahui hal yang bersangkutan dengan diriku? Bahkan, kehadirannya saja aku tidak mendapat kilasannya. Aku baru saja bebes dari kehidupan pasifku. Aku tidak ingin dipertemukan jodoh dalam hari kedua aku hirup udara bebas selain udara di rumahku. Lalu, kenapa dia datang tanpa diundang dan ikut campur urusanku? Dan, kenapa hatiku selalu bergetar saat di sisinya? Apakah benar yang dikatakan Bunda?
جميع الحقوق محفوظة
#293
indigo
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • You, Hope, and Memories
  • MAS !
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Kedaluwarsa ✓
  • Jodoh Pandangan Pertama (Completed)
  • ALFAZURA[SUDAH TERBIT]
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan

[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى