Theory Of Life

Theory Of Life

  • WpView
    Leituras 2,769
  • WpVote
    Votos 254
  • WpPart
    Capítulos 26
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, jun 11, 2020
WpInfo
Não Ficção
Setiap orang punya teorinya sendiri tentang kehidupan. So, this is my theory. Ini kutuliskan terkhusus untuk diriku yg sedang tak baik-baik saja di masa depan, dan untukmu yg sedang patah. *Tidak akan tamat. Enjoy! Pernah diranking : - 1 #pointofview - 1 #ghibah - 1 #persepsi - 1 #ocehan - 2 #pencerahan - 2 #sudutpandang - 2 #perspektif - 3 #solusi - 4 #pov - 4 #gosip - 6 #memendam - 8 #viral
Todos os Direitos Reservados
#49
hikmah
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Youth Of Lily
  • pengendali hati
  • Bersanaja
  • ALONE [KTH.JJK]
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • JnB [JonBa] | 2 Kota ini?
  • Way To You (END)
  • Titik Terang
  • Breath
  • Zidan & Aresha (TELAH TERBIT)

TW: Cerita ini mengandung banyak isu sensitif yang dapat memicu. Harap bijak dalam membacanya. Orang-orang berkata bahwa masa muda adalah momen terindah dalam kehidupan. Kita tertawa. Kita menangis. Kita bertengkar dan jatuh cinta tanpa ada alasan yang masuk akal. Semua hal kita lakukan atas nama 'masa muda'. Kita memimpikan impian. Berlari mengejarnya tanpa keraguan. Membuat kesalahan untuk belajar memperbaiki. Ya, kah? Apakah ini yang kita sebut perbaikan? Di mana tawa yang kita bagi bersama sebelumnya? Di mana impian yang dahulu kita kejar? Kau pergi. Kami terberai ke dalam serpihan kekacauan. Masa muda hampir selalu dipadankan dengan rasa sakit. Mereka mengatakan hal itu terasa sakit oleh karena kita masih muda. Itulah sebabnya kita harus berjuang menghadapinya dan menang. Mengapa kita terus berlari hingga kaki-kaki ini dipenuhi luka? Apakah kita dapat memenangkan pertarungan ini? Ini adalah pertarungan yang tidak seimbang pada awal mulanya. Tidak ada yang bersikap adil. Kita harus mempertaruhkan segalanya pada kesempatan pertama. Untuk memenangkannya atau kalah. Dan pada penghujung hari, kemurnian ini akan melebur ke dalam ketiadaan. Rank #159 on Slice of Life Rank #109 on School Life Thank you for reading this story all... 😘😘😘😘

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo