Mr.X, Love and Me

Mr.X, Love and Me

  • WpView
    Reads 706
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 1, 2018
WpInfo
Fiction
Mystery
#695 Mysteri, Thriller."Mungkin kamu benar. Aku datang untuk mengekang hidupmu hingga kau tidak bisa bernapas." Mr.X Kian Fadia, Mendapatkan misi rahasia dari orang tak di kenal untuk membuat 2 cowok yang di definisikan sebagai es atau api untuk jatuh cinta padanya. Namun Kian bukan orang bodoh. Dia berusaha membongkar identitas Mr.X yang misterius dan tak terjangkau. Lalu ketika Daniel dan Simon Arka, 2 Manusia yang punya sifat berkebalikan di pertemukan oleh Mr.X dengan sebuah tujuan akankah misinya tercapai? Atau justru dia terjebak dengan 2 cowok yang di gadang-gadangkan sebagai most wanted sekolahan. Si Dingin dan Api, keduanya sama-sama keren yang membedakannya adalah kenyataan bahwa kedua cowok itu mempunyai sisi kelam yang menakutkan. Juga yang lebih mengejutkan mereka mempunyai ikatan yang kuat dengan masa lalu Kian juga kisah yang di ceritakan sang Ayah yang ternyata bukan dongeng semata.
All Rights Reserved
#37
getaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • KISAH DISEKOLAH (SELESAI)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • LUKA BIASA GADISKU
  • Setelah Koma
  • TWO HEARTS, ONE WINNER [Tamat]
  • TERJERAT CINTA TUAN POSESIF (TAMAT)
  • Di Balik Tirai Merah

"Iya sih, enggak penting juga. Enggak ada hubungan juga sama gue, cukup tahu aja," Mince mengambil tisu lalu mengusap air mata dan terkekeh. Ia hanyalah sebagian keryawan kecil di sini. "Udah jangan sedih lagi, nanti nyokap lo tambah sedih liat lo kayak gini," "Iya sih," "Makan yuk, udah jam 12 nih, gue laper," Dina menenangkan Mince. Mince menarik nafas menatap form form yang ada di atas meja, "Tapi kerjaan gue banyak," "Udahlah dikerjain nanti aja, lo harus makan dulu biar kuat," "Kuat ngapain?," "Kuat bercinta," timpal Dina. "Itu sih lo, bukan gue," Seketika Dina tertawa ia melirik Mince berdiri di sampingnya, "Bercinta itu asyik tau," "Ya asyiklah, kalau enggak asyik orang enggak mungkin bela-belain bulan madu sampai ke ujung dunia demi buat anak banyak-banyak," ucap Mince asal, melangkah keluar dari office. "Emang lo pernah ngerasain?," "Enggak," "Nanti kalau udah punya pacar dicoba aja," "Ogah," "Enak tau," "Ih apaan sih lo," "Gue pernah coba sama pacar gue, rasanya enak," "Ih ...," "Makanya cari cowok, biar bisa enak-enak," "Ih Dina !, lo apa-apaan sih cerita ginian," "Biar lo tau lah," "Asemmm," Tawa Dina kembali pecah, mereka berjalan menuju EDR. Ia senang melihat Mince kembali tertawa. Ia tahu bahwa wanita cantik ini begitu menyayangi ibunya lebih dari apapun. Sehingga rela menjual barang berharga miliknya demi pengobatan sang bunda. Ia sengaja berbicara seperti ini demi melihat tawa Mince.

More details
WpActionLinkContent Guidelines