Pojok Surabaya

Pojok Surabaya

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 9, 2020
Surabaya... Apa yang kamu pikir tentang kota ini? Panas, macet, padet tapi gudangnya Mall-mall metropolitan indah nan gede? Hm, kayaknya kamu perlu tau lebih jauh sama Ibu kota yang satu ini deh.. Dan untuk itu, Seongwu bakal dengan senang hati bawa kamu buat mengenal sedikit lebih jauh tentang kota ini.. Terutama wilayah pinggir kota yang jadi tempat tinggal kakaknya.. Kost tak seberapa luas tapi nyamannya kaya candu, tempat dia ngabisin libur semester kelas 10-nya yang padahal makan 3 minggu tapi kerasa kayak 3 hari itu.. Wilayah sempit, terdempet gang, yang berada tepat di depan kampus ternama di kota ini.. Yang entah gimana bisa menuntun Seongwu nemuin 'something' or 'someone'?entahlah.. yang jelas itu spesial.. dan bakal jadi sesuatu di hidupnya.. Yang bikin 3 minggu nya terasa berarti dan nagih banget buat tinggal disana.. Yang endingnya bikin dia jatuh cinta terlalu dalam sama Surabaya walaupun banyak banget ketidakcocokan antara kota itu dengan dirinya... Jadi bakal kayak gimana keseharian Seongwu disana? Apa dia bakal tersesat di Tunjungan Plaza yang gatenya ga kalah banyak dari member produce 101 itu? Mari kita nantikan.. . . . . . . . . " Mas, sik sik berenti dulu.. ngapunten.. Kalo mau beli jas jus mangga yang deket sini dimana ya?" " Haduh.. Mas iki opo'o.. Aku ketinggalan temenku kae lho..kok ya nggak takok yang lain ae.. Minggir o, cuk!" Mendadak cengo. " Lho.. Ya abisnya muka Masnya unyu, makanya aku berani nanya.. yang lain mukanya preman semua e.. Aku wedi. " . . . . . . Yaaa... Segelintir cerita bermodus curhatanku nih Hehe... Ff ini lahir setelah aku memadu kasih dan terlalu dalam nge bucin kota Surabaya nih gaes wkwk.. Aku punya harapan bisa bikin cerita yang ringan dan easy-read gitu.. Aku pengen ngangkat konflik yang ringan aja gausah berat-berat.. Karena bagiku Ongniel itu precious banget #eaa.. Biar Dilan aja yang rindu nya berat, mereka gausah sok-sokan kaya gitu juga ya kan Hehe... Ok, semoga suka ya.
All Rights Reserved
#151
ongniel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TENTANG SEPASANG
  • Days After We Met
  • DANGEREUX
  • CALVANDER [SUDAH TERBIT]✅
  • Black Out III
  • ALL OF THINGS ABOUT YOU
  • Di Dalam Sangkar [COMPLETED]
  • My Life ( Lookism edition )

(SELESAI) "Lo itu rumah gue, mau gimanapun keadaannya, gue akan kembali ke lo dan seperti janji yang kita buat, jangan sampai ada kata putus diantara kita." Tadinya gue berpikir begitu, tentang hubungan gue dan Mirah, tapi sepertinya nggak akan semudah itu untuk kembali padanya dan menjadikannya sebuah rumah bagi gue. - Juna "Pulanglah ke gue setiap kali lo merasa dunia luar terlalu kejam ke lo. Gue berharap tujuh tahun yang kita lewati bisa jadi pondasi untuk hubungan kita selanjutnya." Nyatanya lo yang kejam ke gue dan gue nggak tau sanggup jadi rumah lo lagi atau nggak. - Mirah "Bagi gue mencintai lo dari jauh sudah lebih dari cukup, bagaimanapun itu juga cinta tetap cinta, kan?" awalnya gue pikir begitu, gue ikhlas dan rela menatap lo dari jauh, nyatanya setelah bertemu dengan lo dari dekat dan mengenal lo lebih jauh, sekedar melihat dari jauh nggak cukup untuk gue. - Diran "Gue nggak pernah percaya soal cinta pada pandangan pertama, karena gue pernah bertahan bertahun-tahun dengan seseorang, nyatanya dia pergi juga dari gue bahkan setelah gue memberikan segalanya untuknya. Nggak ada jaminan apapun dalam membangun sebuah hubungan." tapi setelah bertemu dengan dia, gue malah jatuh cinta pada pandangan pertama. - Iris "Lo itu menyebalkan, baru kali ini gue ketemu manusia yang gengsinya kebangetan kayak lo, keras kepala dan pengin menang sendiri, namun anehnya gue nggak membenci lo, gue malah jatuh cinta dan ingin menjaga lo seterusnya." harusnya gue bilang begitu langsung ke lo, nyatanya kalimat barusan hanya bisa gue ucapkan di dalam hati. - Nares "Tugas seorang adik adalah mendukung setiap keputusan yang dibuat oleh kakaknya, maka gue pun akan mendukung apapun yang lo inginkan, termasuk jika lo ingin bersamanya, karena gue adik lo." seandainya perasaan gue seikhlas dan selegowo itu untuk menerima keadaan serta kenyataan yang dibuat Tuhan untuk kita, gue nggak akan menangis di tengah hujan salju seperti ini. - Aruna

More details
WpActionLinkContent Guidelines