Pernah

Pernah

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 14, 2018
Pernah Pernahkah kau mencintai begitu dalam, hingga kau tak bisa untuk bangkit serta sulit mengendalikan dirimu agar seperti dulu? Jika pernah, bagaimanakah rasanya? Sakit... Perih... Kecewa... Marah... Ketika kau begitu memuja, tapi dia memuja yang lain. Ketika kau begitu ingin mengapai hatinya, namun dia justeru mengejar hati yang lain. Ketika dia sudah lelah mengejarnya, kitalah yang menenangkan rasa kecewa itu. Lalu... Ketika kita kecewa karenanya, pernahkan dia menenangkan perasaan kita. Ketika kaki mu sudah lelah mengejar, pernah kah dia menengok kembali, disana kau sedang sekarat mengejar hati yang belum pasti untukmu. Tibalah saatnya kau berhenti mengejar. Ketika dia berlari mengejar, tapi tak melihat kamu berlari mengejarnya. Pada saat itu pula dia menyadari. Baik aku maupun kamupun sama-sama mengejar, aku mengejarmu tapi kamu mengejarnya dan pada akhirnya kita tak pernah mendapatkan apa yang di kejar.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa Tanpa Kata
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Badai, Kapan Berlalu?
  • Bintang Embun Dalam Kenangan
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Because I'm Different
  • Amel'
  • Rindu Dalam Diam
  • flashback~
  • Secret Admirer

Pernahkah kamu merasakan sesuatu sampai tidak bisa berkata-kata? Sedih, senang, pilu, kecewa, ataupun sakit. Rasanya sangat teramat dalam hingga hanya hati yang bisa memaknainya, tanpa ucap, tanpa kata. Suatu ketika dalam benakku muncul pertanyaan. Mungkinkah dalam sebuah keramaian seorang anak manusia merasa sepi? Mungkinkan dari sebuah keceriaan terdapat goresan luka yang tak kunjung pulih? Atau mungkinkah dari raut wajah yang tersenyum terdapat tetesan air mata yang tak pernah kering? Jawabannya akan kita cari dan temukan bersama dalam buku ini. Mungkin atau tidak? Sepertinya di antara kita akan menemukan jawaban yang berbeda-beda. Tetapi yang pasti rasa akan selalu menjadi jawabannya. Sekarang, aku ingin mengajakmu untuk ikut berkelana ke dalam berbagai ruang rasa yang sempat aku masuki selama beberapa tahun terakhir ini. Semoga ruang-ruang ini dapat membuat kamu merasakan pengalaman yang sama dan dapat mengambil pelajaran dari pengalaman-pengalaman tersebut. Semoga. Selamat memasuki ruang rasa 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines