Abid (Cerpen)

Abid (Cerpen)

  • WpView
    GELESEN 63
  • WpVote
    Stimmen 11
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadErwachseneninhaltLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Aug. 29, 2018
WpInfo
Belletristik
Romantik
a.bid (kekal) Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata 'Abid' adalah kata yang artinya kekal, tidak berkesudahan, dan abadi. Namun juga bisa diartikan sebagai orang yang saleh. Kata 'Abid' sendiri adalah kata dalam golongan kata arkais, atau kata kuno; tidak lazim dipakai, ini hanya judul yang mungkin mengekalkan pencapaian dalam hidup.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • Abi dan Abrar
  • Selara; you're good lesson
  • Edelweis
  • Astara
  • Menyembuhkan Luka Bersama Kata
  • SAJAK HATI
  • love story
  • Haleara
  • pleasure that ends in bitterness

Qaella Brawijaya, gadis sederhana yang hidupnya penuh dengan luka dan perjuangan. Sejak ayahnya meninggal, hidupnya berubah drastis. Bersama ibunya, ia menghadapi kerasnya dunia. Di sekolah, Qaella menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menganggapnya bodoh dan tak berguna, namun ia selalu mencoba bangkit meski air mata sering menjadi teman setianya. Di tengah semua kesedihan itu, Qaella dipertemukan dengan Kevin Adrian, seorang pria yang tampak sempurna di mata semua orang. Kevin adalah siswa yang populer, cerdas, dan penuh kharisma. Tapi di balik senyum dan popularitasnya, Kevin menyimpan luka yang tak banyak orang tahu. Luka yang membuatnya merasa ia dan Qaella mungkin tak berbeda jauh-sama-sama berjuang melawan kesepian. Pertemuan mereka perlahan mengubah segalanya. Qaella menemukan harapan baru, sementara Kevin menemukan seseorang yang akhirnya mengerti dirinya. Bersama, mereka mencoba menyembuhkan luka satu sama lain. Namun, apakah dunia akan membiarkan mereka bahagia? Atau akankah luka-luka lama kembali menghantui mereka? "Kadang, yang terlihat kuat sebenarnya adalah yang paling rapuh. Dan yang terlihat rapuh, bisa jadi yang paling kuat." -qaella Brawijaya-

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien