My Qoutes

My Qoutes

  • WpView
    Membaca 51
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jul 15, 2018
WpInfo
Non-fiksi
Saya disini akan membuat beberapa Qoutes. Qoutes ini diambil dari kehidupanku Sehari-hari Semoga buku saya yang berjudul "My Qoutes" Bisa menghibur kalian semua Jika ingin copas tulis di komentar per Qoutes yang ku tulis Selamat Menikmati😎
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Art Of Life: Helianthus fabula
  • •Don't leave me alone•
  • KATA KATA
  • SERENDIPITY (Vikuy story)
  • Kau Puisi
  • Reminder Hijrah
  • Eren X Jean
  • 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮𝗸𝘂
  • wanna be yours. (halitau) [✔️]
  • septuplet series element's boboiboy (Versi Bhs.indo&Melayu) (End)

Saat masih kecil, banyak orang yang salah mengira mana yang bungsu diantara Duri dan Solar. Bukan hanya karena jarak umur mereka yang hanya terpaut 2 tahun, tetapi juga karena kepribadian Duri yang terlihat lebih polos dan cengeng dibanding Solar yang kerap kali menunjukan sikap tenang dan jarang menangis. Duri itu gampang sekali menangis termasuk menyangkut hal-hal kecil seperti menonton vidio tiktok kucing random yang terlihat kotor dan kelaparan di jalan. Ia bisa menghabiskan waktu kurang lebih satu jam menangisi serial animasi kisah hidup lebah kecil yang mencari ibunya. Berbeda dengan Solar yang sedikit lebih tenang, Ia terhitung sebagai anak yang jarang sekali menangis. Tentu saja Ia bisa merengek dan berguling guling heboh di lantai pada saat saat tertentu seperti memohon pada Halilintar untuk dibelikan sesuatu yang Ia inginkan atau ketika dia dan Duri terlibat dalam adu fisik dalam memperebutkan mainan, namun Halilintar hanya beberapa kali melihat Solar benar benar meneteskan air matanya. Halilintar pernah bertanya pada adiknya mengenai hal ini dulu, Solar mungkin menganggap bahwa menangis itu menunjukan kelemahan. Ia merasa menangis membuatnya tampak lemah, dan laki-laki yang seharusnya kuat tidak diperbolehkan untuk menangis. Halilintar memberikan pengertian pada adik kecilnya itu kalau sangat tidak apa-apa untuk menangis, mau itu perempuan atau laki-laki. Tapi sepertinya kebiasaan Solar untuk menahan perasaan sedihnya dan untuk tidak menangis itu sudah terlanjur masuk ke dalam diri Solar. Karena itu, melihat adiknya menangis tersedu dihadapannya saat ini membuat hati Halilintar serasa teriris. Hal apa yang Ia hadapi sampai mampu membuat pertahanannya runtuh.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan