INILAH...HIDUPKU...

INILAH...HIDUPKU...

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 21, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Tuhan mempunyai berbagai rencana yang saat rahasia,rumit,indah : ) .Termasuk didalam hidupku,yahh inilah hidupku.Aku hanya mengikuti alurnya,hingga akhirnya aku menemukan dia yang mampu membuat aku tersenyum sepanjang waktu karna dia. Yang selalu menguatkanku disetiap masalah.Dia...Membuat aku takut kehilangan,kehilangan untuk sekiankalinya.aku berharap dia mampu menjadi matahari yang menyinari kehangatan untuk diriku. Dia...Sangat bearti untuk diriku... salam, Adelina Putri Cernata
All Rights Reserved
#43
permasalahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Fifa Story [END] ✔
  • Ketika Cinta Tak Lagi Gratis ❤️ ON GOING ❤️
  • Your My Brother
  • SAY SARANGHAE
  • Caramu mencintaiku.
  • Goodbye
  • Waiting To Be Ended
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines