We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
His Devil Brother

His Devil Brother

  • WpView
    Reads 10,653
  • WpVote
    Votes 272
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 2, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
(Mature content) Bagaimana mungkin disaat aku berpikir semua akan baik-baik saja ternyata malah awal dari petaka yang harus aku jalani. kenapa dia tega membawa ku kedalam pusaran sakit yang tak sanggup aku tanggung, apa yang harus kulakukan sekarang agar aku bisa lari darinya. "kau sakit, biarkan aku pergi". aku tak tau apa dia mendengarku atau tidak. lalu dia berjalan kearahku seperti singa yang menemukan mangsanya yang tak berdaya untuk melawan. dia mengangkat tangannya dan menjalankan punggung tanganny ke pipiku, lalu dia berbisik ditelingaku. "ya , aku sakit dan kau yang akan menjadi penyembuhku, aku sudah mendapatkanmu, tidak akan ada 1 orang pun yang bisa membawamu pergi dari ku". "kau gila, aku adik iparmu". seketika bibirny yang dingin medarat di leherku dan dia langsung mendainya dengan brutal hingga aku menjerit panik sambil berusaha mendorongnya menjauh. "diam , atau aku aku akan menandaimu dengan brutal sekarang juga". dia mengatakannya dengan nada dingin yang sanggup membekukan seluruh tulang ku. "kau bukan adik iparku, akan kubunuh siapapun yang mencoba merebutmu dariku". dan aku tau dia tidak main2 dengan kalimatny.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FORBIDDEN LOVE  (COMPLETED)
  • Full Of Scratches
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Paradise
  • Someday
  • TAK BERSAMBUT
  • someone like you

WARNING....[21+] Aku tidak bisa membenci mu sebesar Aku mencintaimu... Aku tidak bisa pergi jauh dari mu. Walaupun aku tau . Kamu hanya menjadikan ku taruhan . _HANA NATAWIJAYA_. Luka yang aku berikan mungkin sangat dalam untukmu.bahkan luka yang aku berikan jauh lebih menyiksa untuk diriku sendiri. Tapi aku tidak pernah berbohong bahwa Aku Mencintaimu. _EMANOEL DIMITRI KUSUMA_.

More details
WpActionLinkContent Guidelines