His Devil Brother

His Devil Brother

  • WpView
    Reads 10,648
  • WpVote
    Votes 272
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 2, 2018
(Mature content) Bagaimana mungkin disaat aku berpikir semua akan baik-baik saja ternyata malah awal dari petaka yang harus aku jalani. kenapa dia tega membawa ku kedalam pusaran sakit yang tak sanggup aku tanggung, apa yang harus kulakukan sekarang agar aku bisa lari darinya. "kau sakit, biarkan aku pergi". aku tak tau apa dia mendengarku atau tidak. lalu dia berjalan kearahku seperti singa yang menemukan mangsanya yang tak berdaya untuk melawan. dia mengangkat tangannya dan menjalankan punggung tanganny ke pipiku, lalu dia berbisik ditelingaku. "ya , aku sakit dan kau yang akan menjadi penyembuhku, aku sudah mendapatkanmu, tidak akan ada 1 orang pun yang bisa membawamu pergi dari ku". "kau gila, aku adik iparmu". seketika bibirny yang dingin medarat di leherku dan dia langsung mendainya dengan brutal hingga aku menjerit panik sambil berusaha mendorongnya menjauh. "diam , atau aku aku akan menandaimu dengan brutal sekarang juga". dia mengatakannya dengan nada dingin yang sanggup membekukan seluruh tulang ku. "kau bukan adik iparku, akan kubunuh siapapun yang mencoba merebutmu dariku". dan aku tau dia tidak main2 dengan kalimatny.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Paradise
  • Toxic Relationship
  • Miss You Love
  • 💔How If, I Love You Too💙✓
  • King's Obsession (Complete)
  • TAK BERSAMBUT
  • Sejenak Luka

•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother

More details
WpActionLinkContent Guidelines