Tentang Rindu

Tentang Rindu

  • WpView
    Reads 311
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 9, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Setelah mereka bertemu dan saling menyimpan rasa, ada dua cara melampiaskan rasa rindu. Cara yang masing-masing berbeda dari mereka berdua. Cara khas yang dapat membiarkan rindu itu bebas ke angkasa. Yakni, menyimpan rindu itu dalam diam, menuliskannya dalam larutan karangan dan satunya lagi, menyampaikan rasa rindu itu via chating. Sampai membuat sang perindu menjadi lega, walau kadang belum tuntas. Kenapa? Mereka berdua hampir tidak pernah saling bertemu. Bertemu pun, kadang hanya sekilas. Tapi tatapan dari mata itu begitu berbunga. Tatapan penuh cinta, tatapan pelepas rindu. Pandai sekali mereka melontarkan tatapan itu. Melalui pertemuan singkat, yang menjadi sangat bermakna. Semua cerita tentang rindu mereka. Tentang awal rindu itu datang. Tentang hujan-hujan pembawa rindu. Tentang mengapa mereka jarang saling menyapa. Sampai pada akhirnya, tentang usainya rindu itu. Semua cerita tentang rindu usai, entah menyisakan hal yang bahagia atau tentang hal yang tidak diinginkan, tapi tidak menutup kemungkinan hal itu tidak akan terjadi. Tidak menutup kemungkinan seluruh cerita ini akan selalu berjalan mulus sampai akhir. Mungkin ada sedikit pengombang-ambingan sebelum bahagia. Atau bisa jadi juga cerita ini akan bertambah bahagia di setiap lembarannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Remaja
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Cerita Tentang Kita
  • Full Of Scratches

Raina mencintai hujan, lebih dari apa pun. Ada ketenangan dalam setiap tetesnya-seolah langit paham cara menyentuh luka yang tak terlihat. Di balik senyum tipis dan tatapan yang tenang, tersimpan cerita yang tak semua orang tahu. Ia bukan gadis yang suka bercerita. Tidak tentang mimpi-mimpinya, tidak tentang ketakutannya yang diam-diam menjerat. Laut adalah satu dari sedikit hal yang tak pernah ingin ia dekati. Terlalu dalam, terlalu gelap, terlalu mengingatkan pada sesuatu yang hilang. Sekolah menjadi panggung tempat ia bersembunyi di balik rutinitas. Sahabat, tawa, sedikit pertengkaran dengan seseorang yang terlalu usil untuk diabaikan-semuanya cukup untuk membuat hidupnya tampak biasa. Tapi tidak semua luka bisa sembuh hanya dengan waktu. Dan tidak semua hati bisa tetap utuh, bahkan saat hujan terus turun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines