Sang penDERITA

Sang penDERITA

  • WpView
    Membaca 656
  • WpVote
    Vote 55
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jun 6, 2019
Kalau Hidup hanya tentang benar dan salah Seharusnya bumi ini hanya berisi hakim dan jaksa, tak ada ruang bagi para pecinta yang tersesat. Aku mencintaimu dengan takut Kamu merindukanku dengan amarah Kisah ini bernama apa ? Kekasih, Bolehkah aku berhenti disini? Berhenti menyiksa diriku sendiri! Kisahku tak pernah lengkap , karena beberapa terlalu berharga untuk di tuliskan, hanya boleh bersemayam dalam hati dan ingatan, sejauh usia memerintah otak untuk terus mengingatkan agar tetap ingat . Tolong bantu aku melengkapi kisahku, mungkin dengan menyandingkan disisi kisahmu, Mungkin. ... Namaku Pinta , Tak pernah ada yang pernah bertanya kenapa aku mencintai kopi, merindukan gerimis dan tergila-gila pada hujan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
gerimis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Raga Kecil
  • The Coffee Crush
  • Coffee Shop Serendipity [ ON GOING ]
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • False Hopes
  • Come Back
  • This City
  • Seratus Meter Dari Hatimu
  • LaRa Universe | Tiga Hati, Satu Rumah
  • Lembayung Cinta di Langit Senja (Terbit Self Publishing)

Mengisahkan seorang ibu tunggal yang merawat kedua raga kecilnya tanpa campur tangan dari siapapun. Sebagai seorang ibu yang berdiri sendiri, ia memikul banyaknya peran dalam hidup. Setiap hari adalah perjuangan tanpa henti untuk memastikan anaknya tumbuh dengan bahagia, meski sering kali ia menyembunyikan lelah di balik senyumnya. Ibu dan anak adalah dua jiwa yang terhubung oleh cinta paling murni, sejak detak jantung pertama terdengar di dalam rahim. Bagi seorang anak, ibu adalah dunia. Meski ibu tunggal hanya memiliki satu tangan untuk menggenggamnya, namun kasih sayang yang diberikan tentu terasa seperti mendunia. Sentuhan tangannya adalah obat bagi segala luka, dan pelukan hangatnya adalah benteng dari segala ketakutan. Cinta seorang ibu tidak pernah memudar, ia tetap mencintai dengan cara yang tak selalu terlihat, tetapi selalu terasa. Hubungan ibu dan raga kecilnya adalah sebuah cinta abadi yang tak pernah meminta balasan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan