Lunar Terbiru

Lunar Terbiru

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 12, 2019
Tadinya, ini hanya tantangan sepele yang Rian berikan kepada Baskara. "Gak bakal kenapa-napa kalau gak dibawa serius, Bas." Ucap Rian sembari menghembuskan rokoknya, Baskara diam saja. Lagipula, siapa yang akan membawa serius? Seseorang. Seseorang yang selalu berharap akan sedikit cinta Baskara. Seseorang yang selalu memalsukan seyumnya. Seseorang yang selalu menangis dimalam hari karena ia benar-benar tidak tahu cara menghapus rasa sakitnya. Seseorang yang tidak akan pernah menjadi cukup di mata Baskara. Perih hatinya tidak sepadan dengan hadiah tantangan spontan dikala bosan. Jika tahu apa yang akan terjadi nanti, tidak akan Baskara terima tantangan itu.
All Rights Reserved
#74
baskara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Takdir Cinta [Completed]
  • A Crazy Little Thing Called Love (COMPLETED)
  • Effort ( COMPLETED )
  • •❃𝐒𝐞𝐥𝐁𝐚𝐫𝐚❃•|✓
  • Abu Abu [ completed ]
  • You And Me, Can We? [On Going]
  • Love Melodies [END]

ON GOING! TRANSMIGRASI BOY ••• Sinopsis "Fading Bloom" Cassandra Elvira Pratami terpaksa kembali ke Indonesia setelah mendengar kabar kematian tragis adik perempuannya, Alessandra. Dipicu rasa duka dan amarah, Cassandra menyusup ke sekolah adiknya, menyamar sebagai murid baru demi menemukan dalang di balik perundungan yang membuat adiknya bunuh diri. Namun, di balik senyuman teman-teman barunya, tersimpan rahasia kelam. Satu per satu, Cassandra membuka tabir kebohongan yang disembunyikan di balik dinding sekolah elite itu. Dalam pencarian jawabannya, Cassandra mendapati dirinya terjebak di antara permainan kekuasaan, persahabatan palsu, dan bahaya yang lebih besar dari yang ia bayangkan. Waktu terus berjalan, dan Cassandra harus bertindak cepat sebelum kebenaran yang ia cari turut memudar seperti bunga yang layu. ________________________ "Keren." Seutas senyum tipis mengembang tanpa di sadari Reynard. Tidak menyangka jika gadis cerewet itu bisa membuat cerita semenarik ini, bahkan dari sinopsisnya saja sudah mampu menarik rasa penasaran seorang Reynard. Tanpa berlama-lama, Reynard mulai membaca dari halaman pertama. 5 menit. 15 menit. 35 menit. Sampai 2 jam 40 menit, dia baru selesai membaca hampir 200 lembar. Ini sudah jam 2 pagi, matanya juga sudah lelah namun dia belum selesai membaca novel itu, masih ada 10 lembar lagi agar habis sempurna.Sejenak Reynard menutup mata, wajar saja jika matanya terasa panas dan perih. Dia membaca novel hingga lupa waktu. Reynard menghembuskan nafas panjang, suasana sepi rumahnya benar-benar menghipnotis mata Reynard. Terbukti saat ini dia enggan membuka mata untuk beralih ke kamar. Dia sudah terlalu malas bangun dari posisinya sekarang. Semakin lama, Reynard semakin ingin memasuki alam mimpi, namun tiba-tiba. "Ka!" Reynard mendengar suara gadis, namun seperti memanggilnya? ______ BUKAN LAPAK GAY ATAUPUN BROTHERSHIP! KARAKTER SAYA MASIH NORMAL🙏🏼 bisa bantu masukan cerita ini pada Reading list

More details
WpActionLinkContent Guidelines