Dila
  • WpView
    Reads 1,240
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 26, 2018
Masa kelam yang begitu menyedihkan. Rasa sakit yang teramat dalam. Isakan tangis yang memilukan hati. Semua itu Dimas rasakan selama ini. Semua orang sudah melupakan masa lalu itu,namun mengapa sangat sulit bagi Dimas untuk melupakannya. Hingga dia tidak percaya lagi akan cinta sejati,tidak percaya lagi akan sebuah kesetiaan. Baginya tidak akan ada seorang pun yang yang dapat mengubah pemikirannya itu. Tetapi Tuhan berkata lain, Tuhan mengirimkan seorang gadis manis kedalam hidup Dimas. Seorang gadis manis yang menjadi pemicu detak jantung Dimas memompa lebih cepat saat berada di dekat gadis itu. Dimas yang selama bertahun-tahun selalu keras kepala dengan pemikirannya itu, Lalu mengapa sekarang berubah?? Apakah karena gadis itu?? Lalu Apa yang sudah dilakukan gadis itu?? Dan siapa kah gadis itu??
All Rights Reserved
#746
dimas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • BELUM USAI | NA JAEMIN [ENDING] ✓
  • Almost Us
  • Secarik kertas usang
  • Between
  • AKSA & AFNA
  • Ilusi
  • satu Hati Beda Agama
  • Loving in Silence [THE END]
  • Irreplaceable ❤ (END)

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines