Mari Bahagia Bersama

Mari Bahagia Bersama

  • WpView
    Reads 2,055
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 7, 2019
Banyak hal yang ternyata bisa kita syukuri setiap harinya. Apakah kamu menyadarinya ? Apakah kamu dapat merasakannya ? Atau kamu sudah peka pada itu semua ? Ayo kita cari bersama hal apa saja yang dapat kamu syukuri, bahkan disetiap detik dari waktu yang kita punya. Karena aku yakin, banyaknya rasa syukur akan berbanding lurus dengan kebahagiaan. Segera aktifkan kepekaan kita yuk !! ? InsyaAllah akan update setiap hari senin, kamis dan Ahad 😊
All Rights Reserved
#112
ketulusan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eternal Love Of Dream [End]
  • About Memories [END]
  • KHODIJAH (SELESAI)
  • Assalamu'alaikum Kekasih Impianku [END]
  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • ALL ABOUT US
  • Sebuah Penantian {ENDING}
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Saya Mencintaimu Karena Allah [Sudah Terbit]

{Cover by Azizah ☁️} 🏅Juara 5 Glorious Writing Contest "Inget ya, Lo sekarang lagi makek tubuh gue, kalau sampai Lo bikin gue malu, habis keluarga Lo di tangan kita!" "Lo cuma cewek kampungan, gak pantes buat dapetin ini semua." "Lo pikir Aldric suka sama lo? Cih, mimpi!" Keisya menunduk dalam dengan bayang-bayang kebencian yang ia terima dari orang-orang yang bahkan dalam hidupnya belum pernah ia temui sekali pun. Tanpa diberitahu, ia pun sadar jika hidupnya kini ada di alam mimpi, semua yang di dapat hanya ilusi semata. Ya, ia hanya bermimpi untuk memiliki seorang Aldric, bermimpi memiliki suami yang di luar kesannya dingin tetapi ia tau jika aslinya adalah penyayang. Hidup di dalam identitas orang lain tidak bisa membuatnya bahagia sesuka hati, bahkan saat ini ia merasa jika sudah dalam kendali orang lain. "Jangan pergi, Kei. Saya cinta sama kamu." "Yang bapak cintai itu Keisya, bukan Alicia." "Saya cuma tokoh pengganti di cerita bapak." Ini bukan cerita transmigrasi di mana sang tokoh utama akan digantikan oleh jiwa yang baru dan menghadapi kehidupan yang baru juga. Tetapi Ini hanya kisah seorang Fathimah Alicia Az-Zahra, gadis desa yang berjuang dengan tubuh orang lain dan terjebak dalam suatu pernikahan paksa yang bahkan dirinya saja tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines