Semu
  • WpView
    Reads 423
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 22, 2018
Diara,wanita pendiam yang memiliki mata penuh kesakitan dan memilih menjauh dari dunianya. ia tidak pernah berharap-bukan tidak pernah- melainkan,tidak berani berharap pada apapun. namun seperti langit senja yg banyak membawa misteri,begitu juga hidup membawa Diara bertemu dengan seorang lelaki,seorang lelaki yang tidak pernah ada dalam bayangannya. seorang lelaki yang membuatnya sedikit berani menaruh harap. namun,apakah lelaki itu juga merasakan hal sama? atau ia hanyalah lelaki yang sedang berusaha menjauh dari masa lalu nya? Lalu,untuk apa Diara di hatinya? ------------- Arkaf Hanya mencintai satu wanita dalam hidupnya selama kurang lebih 5 tahun. Mengalami patah hati terhebat yang membuatnya phobia akan cinta. Dari dua sudut pandang berbeda, yang diberikan kesempatan bertemu pada waktu yang sama. Berbeda kemauan,berbeda sifat,berbeda tujuan. Dengan satu kesamaan : Patah hati
All Rights Reserved
#355
wattpadstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Jiro Meets Jena
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • Melihat Cinta dalam Gelap
  • Seperempat Aku dalam Dunianya
  • My Perfect Boyfriend
  • Untukmu , biar aku yang berhenti .
  • Nayra✔️
  • PRAHARA CINTA ALBAB (TAHAP REVISI)
  • Arkrasiv ☑️

Jena : Yang baru patah hati ditinggal laki-laki yang sudah memacarinya selama 4 tahun karena wanita lain, dihadapkan dengan situasi seorang laki-laki yang sudah bertunangan secara blak-blakan mengajaknya berpacaran atau lebih tepatnya selingkuh. Jiro: Yang memang tidak pernah bisa hanya dengan 1 wanita di dalam hidupnya dihadapkan dengan situasi seorang wanita yang ia sangat yakin tidak akan menerima tawarannya untuk selingkuh ternyata menerima tawaran selingkuh yang 'nothing to lose' itu. Hanya karena alasan kepentingan masing-masing pihak, Hanya karena mereka terlalu percaya diri, Tidak pernah terpikirkan sedikitpun di pikiran mereka bahwa mereka akan terjebak dengan keputusan mereka sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines