I'm Sorry I Hurt You

I'm Sorry I Hurt You

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 2, 2019
Seorang wanita berparas cantik dan imut, berhati lembut. Harus merelakan kebahagiaannya untuk orang-orang yang dia sayang. Akankah pengorbanannya terbalaskan? Akankah kebahagiaan datang padanya? "Maafkan aku yang telah menyakiti hati kalian, tapi percayalah aku melakukan ini karena sebuah alasan, dan itu untuk kebahagiaan kalian. Terima kasih karena kalian telah mengisi hari ku dengan kasih sayang. Aku harap kalian bahagia" -Shella Anastasya "Maafkan aku karena tidak bisa memahamimu, dan tidak berada di samping mu di saat kau tersakiti. Aku malah membiarkanmu menanggungnya sendirian, kembalilah aku merindukanmu. Kau salah jika kau pergi itu akan membuat ku bahagia, karena hanya kaulah kebahagiaanku. I LOVE YOU SHELLA ANASTASYA" -Aryo Permana "Maaf bila kehadiranku menambah kan luka di hatimu, karena sikap ku yang pengecut kau malah di benci orang lain. Aku tidak bermaksud seperti itu, hanya saja aku ingin selalu ada di samping mu, tapi itu malah membuat mu tersakiti, maafkan aku" - Rama
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Maaf' (Revisi)
  • Waktu?
  • Good Scenario (COMPLETED) ✔️
  • Matahari
  • NALA 2: The Storm We Called Love
  • Aletta Inara [SUDAH TERBIT]
  • AMORA [OPEN PO]
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]

{FOLLOW SEBELUM MEMBACA} **** ~3 tahun yang lalu~ "mau kalian apa sih? Kenapa kalian jahat banget sama Aku?" erang Arkan yang di iringi tangisan. "Gw mau, Lo hajar gw sampai masuk rumah sakit!" jawab Anak nakal itu dengan nada bicara tenang, namun terdengar tajam. "Kenapa harus gitu?" "Lo engga usah banyak nanya, sekarang hajar gw. CEPETAN!!!" Titah Anak nakal itu dengan paksaan. Arkan menatap manik mata anak nakal itu dengan sedikit bingung. "Apa sebenarnya yang di rencanakan?" Tanyanya dalam hati. Merasa tak ada responan, anak nakal itu langsung menghembuskan nafas berat, lalu mengamati mobil yang sedang berjalan ke arahnya. "Yaudah kalo Lo engga mau. Tapi jangan salah kan gw, jika kehidupan Lo, berubah drastis setelah ini " Brakkkkkk......... #langsung baca aja! {Jadi pembaca itu harus bijak ya! Ambil baiknya dan buang buruknya!} ~Murni hasil pemikiran sendiri~

More details
WpActionLinkContent Guidelines