Story cover for Melupakan by yutripermataindah
Melupakan
  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jul 20, 2018
Melupakan adalah perihal pahit menyakitkan yang ditempuh sendiri karna sebuah penyesalan telah menyiakan seseorang yang berjuang akan ketulusan rasa
Kepergiannya membuatku tersadar betapa berharganya ia dalam hidupku
Betapa sulitnya hari-hari kulewati tanpanya.

Terinspirasi dari buku2 boy candra dan kisah masalalu
All Rights Reserved
Sign up to add Melupakan to your library and receive updates
or
#804melupakan
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Senja Terakhir Semesta✔️ cover
The Shackles Of Past Story cover
17.280 Jam silam cover
AL: Stand Alone [END] cover
Perihal Waktu  cover
Khayalan gadis |√ cover
MELEPASMU cover
you again ✔ cover
Hopeless [REPOST] cover
SIRNA [TERBIT] ✔ cover

Senja Terakhir Semesta✔️

19 parts Complete

Semesta Arya Pratama selalu merasa hidupnya seperti langit mendung-kelabu, sesak, dan tidak pernah benar-benar terang. Sebagai anak kedua dalam keluarga yang lebih sering menuntut daripada memahami, ia tumbuh dengan luka yang tak terlihat, terbiasa menyimpan semuanya sendiri. Ia bukan anak yang gagal, tapi juga tak pernah dianggap cukup. Hingga di suatu hari, di sudut perpustakaan yang sepi, ia bertemu dengan Cahya Langit Maheswari. Gadis pendiam yang selalu menunduk, seolah berusaha menghilang dari dunia. Langit tidak banyak bicara, tapi kehadirannya entah bagaimana membuat Semesta merasa sedikit lebih ringan. Namun semakin lama, Semesta justru semakin kehilangan arah. Semakin hari, tekanan dari keluarganya kian menyesakkan. Beban yang ia pikul semakin berat, tapi tak ada yang benar-benar melihat. Dan ketika semuanya terasa terlalu melelahkan, ia membuat keputusan yang tak bisa diubah. Semesta pergi, meninggalkan keheningan yang menggema. Meninggalkan cerita yang tak akan pernah bisa diulang. Dan setelah ia tak ada, barulah dunia menyadari betapa berartinya Semesta.