JURAGAN EMBER (Part 1)

JURAGAN EMBER (Part 1)

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 20, 2018
"Ihhh.. aku ga mau main sama Chika ahhh.." kata Sari. "Kenapa kamu ga mau main sama aku?" tanya Chika. "Ehmmm.. kasih tau ga yaaa.." goda Sari dengan sinis tapi langsung pergi meninggalkan Chika begitu saja. "Astaghfirullah.." Chika menghela nafas sambil berjalan menuju rumahnya. " Assalamu'alaykum.. " ucap Chika saat masuk ke dalam rumah. "Wa'alaykumussalam. Chika ko kelihatan sedih?" tanya ibu Chika. "Ga apa-apa ko, bu.." Chika menjawab sambil berusaha menutupi kesedihannya. Chika Meida Putri Utama adalah anak pertama dari 5 bersaudara. Gadis cantik yang sekarang duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar (SD) itu kehidupannya sangatlah sederhana, setiap hari Chika selalu membawa brosur produk ember. Yang ditawarkan kepada teman-teman ataupun orang-orang yang ditemuinya. Tapi Chika tidak pernah malu untuk itu karena dari usaha ember itu ibunya yang bernama Cici dan ayahnya yang bernama Karma bisa menafkahi dan menyekolahkan kelima buah hatinya. Terkadang Chika pun menemani sang ayah berjualan ember di pasar kaget. Seru katanya dan bisa tahu juga suka dukanya menjadi pedagang, khususnya pedagang ember ini. Meskipun begitu, nilai di sekolah Chika tidak pernah mengecewakan. Memang Chika bukan termasuk anak yang selalu mendapatkan juara di kelasnya, tapi Chika seringkali menang jika ada perlombaan kerajinan tangan. "Ko sore ini tumben kamu ga main sama teman-teman?" sambung ibu. "Ehmmm.. Chika mau bikin kerajinan tangan aja, Bu. Tadi di mading sekolah ada pengumuman kalau ada lomba membuat mainan dari kardus" jawab Chika yang sudah melupakan sikap Sari tadi. "Lalu Chika rencananya mau bikin apa ni?" tanya ibu antusias. "Nahhh.. itu. Sebenarnya Chika masih bingung, Bu. Mungkin ibu punya ide?" Chika bertanya penuh harap. "Ehmmm.. coba nanti ibu bantu cari idenya ya, nak. Nahhh.. Chika udah mandi belum? Mumpung adik-adik Chika masih tidur, masih dulu aja ya. Biar ga rebutan, kan kamar mandinya cuma ada 1" kata Ibu dengan lembut. Bersambung..
All Rights Reserved
#9
tm10najmubooks
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet Combat
  • Antagonis Kesayangan Ku! END ✔️
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • It's Always Been You✔️
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • [BL] Sudden Omega
  • Kia larasati fortuna
  • TAKDIR TERBAIK (TERBIT)

Sebelum baca jangan lupa Follow yeeee. _________________________________________________________________ "Sini Lo kalo berani!!!!" teriak perempuan berseragam putih abu-abu itu sambil memberontak teman-teman yang menahan dirinya. Sedangkan perempuan tadi tetep berusaha meraih wajah seorang laki-laki yang ada di depannya. Teman-temannya menahan tubuh perempuan itu dengan sangat kuat. "apa lo. mau cakar wajah tampan gue! Nih cakar aja." Ucap seorang laki-laki dengan tampang sombongnya seolah memberikan wajahnya pada perempuan tadi. "Eh..ehh..eh. Ini ada apa ribut-ribut? Kaya di pasar aja." Tiba-tiba seorang Guru datang memisahkan mereka yang sedang bertengkar tadi. "Ini pak, dia yang cari gara-gara duluan." perempuan tadi masih sangat emosi. sambil menunjuk nunjuk jarinya ke arah lelaki tadi. "Ehh kok nyalahin gue. Udah jelas-jelas elo yang duluan. pake mau nyakar wajah gue lagi." lagi-lagi lelaki itu menjawab ucapan itu. "SUDAH!! KALIAN BUBAR! BUBAR!!" teriak guru yang sendari tadi mendengar ocehan kedua siswa nya itu. akhirnya,mereka yang ada di sana bubar. Termasuk Perempuan Dan lelaki tadi. Haiyuu Baca!!! Dijamin Ngakak deh😁 Aku aja yang bikin ceritanya udah Greget duluan 😂 Yuk,tunggu apa lagi. Tambahin cerita aku ke perpustakaan pribadi Kalian!!❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines