LDR
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 24, 2018
"Kata siapa kalo LDR gak bakal berhasil?" Irina, gadis berusia 16 tahun itu selalu menunggu dan menunggu kabar dari seseorang yang sudah 15 bulan ini menyandang status pacarnya. Dia memang mengalami berat nya rindu. jelas saja, pasangan lain yang sering bertemu saja bisa merasakan rindu. Apa kabar dengan dirinya yang LDR-an dengan sang pacar? Mereka sudah LDR-an kurang lebih 9 bulan. Irina di Jakarta. Sang pacar di pulau Bali. Rintangan dari hilang kabar hingga banyak nya alasan tuk cemburu selalu membuat hatinya resah gundah gulana. Tapi Irina percaya bahwa Tuhan selalu membuat hati sang pacar kuat dan tak goyah. Namun, bagaimana jika ternyata hatinya lah yang goyah?
All Rights Reserved
#427
pacar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Jatuh Hati Patah Lagi [ COMPLETED ]
  • A & A  (HIATUS)
  • Kasat Rasa [Ongoing]
  • Andira [End]
  • GLANCE
  • Loving From a Distance #LDR Story
  • Bara [REVISI]
  • Zidan With Syakira

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines