HE'S REAL

HE'S REAL

  • WpView
    Membaca 121
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Okt 20, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
Kuakui aku telah terjatuh dan terperosok jauh kedalamnya. Mungkin bisa saja ku katakan pelukan nya telah menjadi milikku, ciumannya telah menjadi milikku, he's mine!!! Namun aku terlena pada permainan Dunia. Semua terasa bewarna namun dibalik itu api berkobar sudah siap memakan kebahagiaan. Namun, melihat nya dengan garis wajah yang begitu nyata, rahang nya yang tegas rupawan dalam dirinya adalah nyata yeah HE'S REAL. Begitupun cintaku, yaa tak bisa ku pungkiri lagi bahwa aku mencintainya. Cintaku bukanlah sekedar bayangan semu dalam cermin namun cintaku adalah bukti nyata perasaan ku. *** Tak terasa setetes air mata terjatuh dari pelupuk mataku, mungkin butir air itu jatuh di atas wajahnya. Ku tatap lagi wajahnya yang berada di atas pahaku, matanya terpejam dan begitu tenang. Air mataku bertambah deras setelah menatap nya, dalam hatiku sesuatu berkoar dan memproklamasikan satu bait kata cinta. Ku dekatkan wajahku ke telinganya lalu ku bisikan "i love you Jack" Lalu aku mulai memindahkan kepalanya dari atas pahaku ke bantal secara perlahan. Sebelum ku melangkah pergi untuk terakhir kalinya aku berbalik dan menatapnya yang sedang berkelana dalam mimpi. Aku tak ingin membuang waktu, aku melangkah. "Ahh." Lengan ku tertarik, aku memandang nya kulihat matanya tertutup rapat, namun ia mempererat genggaman nya di lenganku. "I never let you go again rose" Bibir nya bergerak, suaranya serak namun tegas. "Ini pernyataan, bukan permintaan. Aku akan membuktikan pernyataan ku rose!!!"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#165
billionaire
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • BarraKilla
  • You're Here, But Not For Me
  • Broken Trust
  • MY SOUL
  • My Boss My Husband
  • The LUCKIEST Bastard [ON REVISION]
  • Backstreet: Life After Breaking Up
  • Di Balik Kacamata [END]
  • Chance Of Love | 2 ✔

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan