MY SECOUND PRINCE

MY SECOUND PRINCE

  • WpView
    MGA BUMASA 10
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Nov 7, 2022
"Aku gak' setuju!!" bentakku pada Papa "Papa gak liat? Aku ini wanita yang sukses pah!" lanjutku berapi² "Ya!kamu memang sukses, tapi siapa yang membuatmu begini heh?!" hardiknya padaku "Kau putriku satu²ny bahkan tak mau meneruskan bisnis yang telah ku perjuangkan dari nol, Aku hanya ingin ada yang meneruskan usaha ini!" tegasnya Aku terdiam, ya... Aku memang tak punya ketertarikan dengan bisnis. Sejak lulus SMA aku memilih masuk universitas kedokteran, dan Papa mengalah demi cita²ku "Aaaagghhh..." erang Papa sambil memegangi dadanya aku dan Mama terkesiap dan berusaha menolong Papa, tapi alangkah terkejutnya Aku, Papa dengan tegas menampik uluran tanganku untuk menolongnya "Farhan..." Mama berteriak memanggil seseorang dibalik pintu ruang kerja Papa, Mas Farhan sekertaris pribadi Papa. "Cepat telpon Ambulance" teriak Mama padanya panik *** Aku seorang dokter spesialis anak, umur ku tahun ini genap 28 tahun, lahir dan besar sebagai anak tunggal ada enak dan tidaknya, yaaahh... Yang pasti Papa dan Mama gak bisa membanding²kan ku dengan saudara yang lain Hari ini pulang dari Klinik aku langsung menghadap Papa, biasanya kami bertiga selalu meluangkan waktu bersama untuk sekedar bersenda gurau, tapi kali ini bukan, kami berkumpul di ruang kerja Papa, biasanya Papa gak pernah mau urusan keluarga masuk ke ranah ruang kerjanya Ternyata membicarakan perjodohan yang tentunya tak jauh² alasan bisnis. Kali ini aku pun tak bisa terima! Apa²an itu?!! ****
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Aksara Lingga
  • Klandestin- (Alexandra!)
  • Pengganti  [END]
  • Gak Di Sangkah Ternyata' Aku Di Jodohkan Dengan Dirinya
  • Regards, Natashira (END)
  • ALVIN (On Going)
  • ECLIPSIA [ON GOING]
  • Hello!! my Husband [END]
  •  Cuman Kebetulan
  • Best Of Name (END)

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman