Story cover for Who? by isnadiaa
Who?
  • WpView
    Membaca 12,256
  • WpVote
    Vote 231
  • WpPart
    Bab 2
  • WpView
    Membaca 12,256
  • WpVote
    Vote 231
  • WpPart
    Bab 2
Bersambung, Awal publikasi Jul 21, 2018
Mereka adalah dua orang yang saling mencintai namun dipertemukan pada waktu yg tidak tepat.
Ini tentang kisahnya, Dimana perasaan nya sudah menjadi sahabat dalam diam, menelusuk kedalam reluh hati yang terdalam. Bersama senang dan bahagia, tidak ada sedih tanpa bahagia. Kata-kata penguat untuk diri sendiri. Menguatkan hati yang meragu.

***

Karena bukan hanya butuh saling mencintai untuk bersama. Tapi kapan dan bagaimana kita bisa bersama tanpa melukai oranglain.
-D.L

Bisakah untuk sekarang aku egois?
Kadang kau terlihat jelas mencintai ku kadang pula kau nampak abu-abu untukku yang masih meragu.
-V.P


Happy reading❤
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Who? ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#14dafa
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2] cover
Do You Miss Me ? cover
Loving in Silence [THE END] cover
kita dan waktu. [End] cover
MAHENDRA cover
Mencintai Dalam Diam cover
HaluNatasha cover
Perempuan Kahfi cover
Under the Moonlight cover
-Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT cover

F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]

17 bab Lengkap

[ Noyaa Min ] Kemarin, kemarin, dan kemarin lagi, aku mencintai seseorang. Tetapi, hatiku salah memilih, dia memiliki pasangan yang mungkin tak dapat aku pisahkan, aku hanya akan menyakiti seseorang. Rasa ini terus aku pendam, tak akan pernah ada maksud untuk diungkapkan, rasanya salah sekali. Sungguh menyakitkan diam seperti ini, menyaksikan seseorang yang aku cintai bercanda gurau bersama dengan kekasihnya, temanku sendiri. Dia selalu menusuk hatiku dengan bunga setiap harinya, bukan soal cinta, tapi apa yang selalu ia katakan membuat aku jatuh cinta. Aku tak pantas bersamanya, apalagi memilikinya, pikiranku bilang pada hatiku 'bahwa dia terlalu sempurna' ini membuat aku berubah, sakit sekali. Sesekali aku menatapnya, gaya bicara yang selalu membuatku semangat, sempurna menurutku, ah-begitulah. Kembali, hatiku merasa bersalah saat aku melihat ia bersama kekasihnya yang datang tiba-tiba dan memeluknya dari belakang. Ah-aku selalu mengharapkan hal yang mustahil, semoga saja dia bisa menjadi milikku, tanpa aku harus menyakiti orang lain. Saat ini, aku masih saja menunggu, menunggu kapan ia bisa aku miliki, seutuhnya. _____________________✷______________________ [ Feeling ]