Terkadang, ada rasa yang tak mampu dikecap oleh lidah. Saat itu, bahasa jiwa lah yang mampu mengurainya. Lewat kontemplasi, perenungan, dan senandika, jiwa ini memuntahkan aksara. Selamat membaca!
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.