Suami Dari Masa Depan

Suami Dari Masa Depan

  • WpView
    Reads 855
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 6, 2018
siang itu gue baru selesai kuliah. seperti biasa, karena gue mahasiswa yang aktif berorganisasi maka gue enggak langsung pulang. terlebih dulu gue harus ikut rapat di SC. "waduh udah telat ni!" gumam gue saat melihat arloji gue di tangan. gue bergegas masukin alat kuloah gue di meja dan cabut secepat kilat. Bukk gue terduduk jatuh di depan pintu kelas karena seseorang baru aja nabrak gue keras banget. "siapa sih yang jalan enggak lihat-lihat!" teriak ku marah namun ketika aku membuka mata koridor malah sepi melompong. "hah?" gue ngerasa yakin banget tadi habis nabrak orang tapi kok kaya enggak ada orang sama sekali ya di sini? masa iya gue nabrak tembok. gye langsung bangun melanjutkan langkah menuju SC. tapi entah kenapa setiap langkah gue rasanya kaya ada yang ngikutin gitu seketika bulu kuduk gue berdiri semua.
All Rights Reserved
#93
spoiled
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • GAREN With Hate (End)
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • penyesalan kirana
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • Dear, Time
  • Our Love
  • Cinta Dalam Diam
  • In Another Life

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines