Sajak Abu-abu

Sajak Abu-abu

  • WpView
    MGA BUMASA 171
  • WpVote
    Mga Boto 15
  • WpPart
    Mga Parte 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Jun 18, 2020
WpInfo
Tula
Menulis bagi saya adalah sebuah pondasi, mereka tercipta tanpa ada sedikit pun dusta ataupun tak perlu takut untuk menyinggung perasaan orang, mereka nyata bagi saya. Mereka tumbuh menjadi bait dan larik yang mempu meredam luka, walau hanya sementara tapi itu sisi baiknya. Selalu ada pesan-pesan tersembunyi dan sebagian orang menyadari, orang-orang itu luar biasa Mereka mengajarkan saya bahwa saya tak pernah sendiri. Ada miliyaran juta manusia dengan kenyataan, kepribadian, cinta, dan kesendiriannya. Saya masih cukup bodoh untuk menelannya secara bulat-bulat. Karna itu saya hanya ingin membagi apa yang indra saya rasa-- bukan untuk saya saja. Untuk, Aku, kamu, dia, kita, dunia! -Riuh redam Terkadang kita hanya perlu tutup mata dan telinga lalu membaca dan menyadari bahwa kita tak pernah sendiri. ------ Halloo!!!! Puisi saya pernah masuk ignya sajak liar yang berjudul "aku ingin pulang" biar ada pushrank biar kaya yg lain. 😊
All Rights Reserved
#771
qoutes
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔
  • Mahligai Sunyi
  • Rindu yang berjarak
  • Kitab Romancuk
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Peri Kecil Nirmala (Revisi)
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||

Highest rank #1 poetry (21/03/2025) #1 poem (12/04/2025) #1 nonfiction (23/05/2025) #1 quote (15/02/2025) #1 syair (15/02/2025) #1 words (08/02/2025) #1 puisiindonesia (02/02/2025) #1 sastraindonesia (21/02/2025) #1 berpuisi (05/05/2025) #1 perih (15/03/2025) #1 antologi (15/02/2025) #1 wattpadpoetry (02/02/2025) #1 pencintasastra (02/02/2025) #2 diksi (15/05/2025) #6 favorit (23/05/2025) #9 aksara (08/02/2025) #12 nonfiksi (19/06/2025) #13 puisi (18/08/2025) #22 rasa (12/04/2025) #60 indonesiamembaca (10/03/2025) Manusia dan searsip perasaan tidak pernah ada selesainya. Rasanya aku ingin meraung, lelah terdistraksi oleh rumitnya pemikiran orang lain. "Belajarlah tumbuh dari luka," katamu berusaha membunuh resahku. Dalam sesak diriku menjawab, "dan semoga luka itu juga mau menerima aku." Aku tau seberapa sulitnya menjadi manusia, atau seberapa banyak sakit yang harus kamu tahan hanya karena tidak punya tempat berkeluh-kesah. Untuk tubuh-tubuh yang remuk oleh luka, sajak-sajak ini lahir untuk membimbingmu merengkuh seluruh perasaan. *** Seri Satu dari antologi puisi FOUR ©2025

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman