Ada pulau yang tidak ada di peta mana pun. Pasirnya hitam. Udaranya terlalu sunyi. Dan saat empat sahabat menginjakkan kaki di sana untuk liburan yang seharusnya biasa saja, pulau itu seolah... menahan napas. Di bawah tanahnya, ada laboratorium yang ditinggalkan. Ada cermin yang tidak memantulkan wajah mereka-tapi ketakutan mereka. Dan ada suara. Memanggil. Salah satu dari mereka. Satu dari kalian tidak nyata. Sebuah kisah tentang persahabatan, ketakutan, dan pertanyaan paling menakutkan: bagaimana kalau ingatanku bukan milikku?
More details