Tomorrow
  • WpView
    Reads 243
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 10, 2018
Han Nu Ra: Sebelumnya aku tidak pernah berharap ingin hidup lebih lama. Meski kutahu aku akan mati besok, aku ingin mati hari ini. Aku harus mengakhiri rasa sakitku. Aku ingin tiada. Tapi ketika aku bertemu dengannya, di suatu sore yang mendung dan dingin, saat hujan membasahi kota Seoul, aku memohon pada Tuhan agar Dia berbaik hati memberikan satu hari lagi untukku. Aku tak ingin mati hari ini, tak ingin mati besok. Aku harus hidup. Aku ingin bersama Kim Ju-Ahn Kim Ju-Ahn: Aku tidak punya harapan apapun. Aku telah menyingkir dari orang-orang. Aku 'melenyapkan' diriku agar ketika aku pergi, tak ada orang yang akan menangisiku. Aku akan pergi diam-diam. Aku hanya perlu.... bersembunyi. Lalu suatu ketika, aku melihatnya berdiri di depan toko kaset, menunggu hujan berhenti. Sesuatu dalam diriku bergetar, kemudian aku mendapati diriku ingin hidup. Tapi, apa yang harus kulakukan? Jika aku ingin tetap hidup, maka gadis itu harus mati. Apakah aku harus hidup meski satu-satunya cara adalah dengan membunuhnya?
All Rights Reserved
#549
korean
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Glory Glow
  • [End] Behind The Color
  • Felicia> Januari With You
  • Canvas of Love (Tamat)
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • RUMIT
  • The Grim Reaper
  • BACKWARDS (spartace ff)

Kim Jisoo, seorang gadis yang hanya menghabiskan waktunya dirumah sakit.. berharap ia akan melakukan sesuatu hal yang paling baik dalam hidupnya sebelum pergi.. Hingga ia dijodohkan dengan pemuda angkuh berhati iblis yang memusuhi keluarganya sendiri.. membuat dirinya hampir menyerah akan mimpinya itu.. Sampai akhirnya Jisoo membuat pemuda itu jatuh hati disaat dirinya harus pergi..

More details
WpActionLinkContent Guidelines