Nothing Me [HIATUS]

Nothing Me [HIATUS]

  • WpView
    Reads 296
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 25, 2020
" Aku bukan membencinya, hanya saja aku tidak bisa menerima kenyataan mengenai dirinya. Aku memang salah karena pergi jauh darinya, tapi semua itu karena salah dia sendiri" -Alena Sharen- Bagi Alena ibu itu hanya tempat dimana dirinya harus lahir menuju dunia, tempat perantara yang maha kuasa untuk dirinya berlindung dan hanya sementara. Kenapa Alena tidak bisa mengaggap ibunya itu ada? kenapa ia memilih menjauh dari ibu? Apakah ada kesalahan fatal? Iya memang, tapi bukan tentang kesalahan ibunya saja tapi juga Ayahnya...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝟗𝟎% 𝐋𝐮𝐤𝐚 [𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • Thank You, Papa
  • ANDAI AKU BISA
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • Alena Zealinne Artharendra
  • Sincerity of RakhaMala love
  • DANISWARA

In another life, tanpa perpisahan. ❝𝐁𝐨𝐥𝐞𝐡𝐤𝐚𝐡 𝐚𝐤𝐮 𝐛𝐞𝐫𝐡𝐚𝐫𝐚𝐩, 𝐣𝐢𝐤𝐚 𝐚𝐝𝐚 𝐤𝐞𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐧𝐲𝐚, 𝐚𝐤𝐮 𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢 𝐤𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐮𝐭𝐮𝐡--𝐣𝐞𝐦𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐞𝐜𝐢𝐥𝐤𝐮 𝐝𝐢𝐠𝐞𝐧𝐠𝐠𝐚𝐦 𝐞𝐫𝐚𝐭 𝐨𝐥𝐞𝐡 𝐤𝐞𝐝𝐮𝐚 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐮𝐚𝐤𝐮?❞-𝐀𝐥𝐞𝐧𝐚. ~•~•~•~ Selembaran kisah seorang Alena Queenzy Ravendra. Di masa kecilnya, Alena pernah percaya bahwa dewasa adalah ruang yang aman. Ia membayangkan setiap langkah akan selalu diiringi dua sosok yang sama, berdiri di sisi kanan dan kirinya. Ia tak pernah tahu bahwa keyakinan itu hanyalah ilusi yang tumbuh terlalu dini--karena pada akhirnya, rumah yang ia sebut tempat pulang justru runtuh tanpa aba-aba. Keluarganya hancur, meninggalkan sunyi yang menetap dan luka yang tak sempat diberi nama. Sejak hari itu, Alena belajar satu hal. Menelan sakit tanpa suara. Ia menjalani hari-hari dengan hati yang perlahan mati rasa, tersenyum pada dunia seolah semuanya baik-baik saja, sementara jiwanya terus kehilangan tempat berpijak. Hingga Arga Jevano Luxverio hadir, membawa warna yang nyaris Alena percaya sebagai kebahagiaan. Ia memberinya rasa nyaman, sekaligus jarak yang tak pernah bisa ia pahami. Bersamanya, Alena berani berharap--meski jauh di dalam hati, ia tahu, tidak semua yang datang berniat tinggal. Terlebih ketika Arga menyimpan rahasia, dan Alena hanya bisa menunggu apakah kebenaran akan kembali mematahkan hatinya. PLAGIAT DI LARANG MENDEKAT!

More details
WpActionLinkContent Guidelines