Bugkhhhh...........
dentuman suara meja menggema sudah diruang tengah rumah yg berukuran kecil itu,
"tidak kah kau berfikir nak, bagaimana bisa kau menuruti kata pakde Kau itu haah"
tangannya pun mengepal siap untuk menghantam wajahku tiba tiba,
"tapi yah, apa salah nya ?, aku fikir ini bisa membantu ku, dan meringankan beban mu sedikit, saja" ujar ku memelas
plaakkkkkkk...
"Ayah.." tangannya sukses menghantam pipiku yg kurasa begitu perih, memar dan sudah pasti akan berganti warna .
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang