Warning:Bawal Masaktan

Warning:Bawal Masaktan

  • WpView
    Reads 337
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing1h 10m
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 20, 2018
Paulit ulit ka nang nagpakaduwag at nagpakatanga sa taong minahal mo.Sanay ka ng mapaglaruan .Sanay ka ng maiwan. Sanay ka ng umiiyak lang sa tabi. Sanay ka ng nagiisa.At sa nagdaang mga panahon,bumangon ka pero nakatatak pa din sa kokote mo na isa kang HOPEFUL?aasa? Aasa ka na lang ba? Hanggang kelan ka aasa?Sa isang bagay Hindi naman posibleng mangyari?pag ibig ba talaga ang nakapagbibigay ng sakit kaya tayo nasasaktan ng sobra? To the point nananatili kang ganyan kalakas magdamdam, Hindi mo napapansin sarili mo na ang nasasaktan mo.
Creative Commons (CC) Attribution
WpMetadataHeadphonesText-to-speech
#17
nctten
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Reason We Broke Up
  • A Story of Beauty and the Beast [SEVENTEEN's Jeonghan]
  • Between serves and secrets
  • Behind her Eyeglasses (Part One)
  • Unspoken Things
  • Win her heart (Completed:TAEHYUNG BTS)
  • The Lonely Millionaire Volume 1
  • 📖 BOOK 5: RAYS OF HOPE ✨🌻
  • Because of Me [GYUJUN] ✓

Cerita ini adalah hasil terjemahan. Bukan hasil karya saya. Novel ini berisi adegan dewasa. Jadi, mohon kebijakannya. *** Impianku adalah kamu, Na HaYeon. Model HaYeon telah lama menjalin hubungan dengan aktor Taewan. Cinta yang dimulai pada usia delapan belas tahun akan berakhir pada usia dua puluh sembilan tahun. "Ayo kita putus sekarang, Taewan. Mari berhenti." "Kenapa kamu ingin putus? Apakah kamu memberitahuku bahwa cinta itu hilang?" "Tidak, cintanya belum hilang." Cinta itu tidak pernah hilang sedetik pun. Sejak dia berjalan dengan latar belakang musim semi, pemandangan itu selalu ada. "Aku masih mencintaimu." "Lalu mengapa?" Taewan berteriak seolah dia tidak mengerti. "Aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk mencintaimu besok." "......" "Itulah alasannya." Aku, orang yang memberitahumu ini adalah akhir meskipun aku bilang itu bukan akhir. Kamu, orang yang mengetahui ini adalah akhir tetapi tidak dapat mengakhirinya. Cinta ini yang hanya memberi kita lebih banyak luka saat kita tetap bersama. Akankah kita bisa melindunginya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines