AISHA
  • WpView
    Membaca 66
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Sep 9, 2018
Yang belajar dari liku kehidupan. *** Aisha, remaja itu begitu tidak tertata. Kelakuannya, tingkahnya, bicaranya, dan caranya berpakaian, sangat tidak sinkron dengan namanya yang indah. Hidup di lingkungan yang kurang kasih sayang, memaksanya untuk menjadi seorang pemberontak. Nakal dan urakan. Namun, kenakalan itu mendadak melunak saat seorang laki-laki bernama Faruq datang di hadapan Aisha dengan cara yang tidak terduga. Faruq, cowok sholeh dengan wajah yang tampan, tertarik dengan Aisha sejak pertama kali bertemu. Meski kehidupan keduanya saling berlawanan, Faruq tetap berjuang untuk lebih dekat dan lebih tahu dengan Aisha dengan caranya sendiri. Akankah Aisha luluh?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#89
kisahsma
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Segelap Malam (END)
  • Effort 2 [ Completed ]
  • PEMERAN UTAMA season 1
  • Dewa Keberuntungan [End]
  • WHO'S WRONG? [SUDAH TERBIT]
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Amērta.
  • Hitam Putih Abu-Abu [completed]
  • Ice Prince

Tentang Adinda Kalyla Maharani yang merasa hidupnya segelap malam. Di tinggal kedua orang tuanya untuk selama-lamanya Mempunyai seorang kakak yang bahkan tidak peduli dengannya Mempunyai mereka yang di sebut sahabat, namun nyatanya mereka bahkan tidak menganggap nya ada Tetapi Dia lupa bahwa malam tak selamanya gelap gulita, masih ada bulan bahkan bintang yang setia menerangi langit malam. "Lihat di atas sana ada bintang, bukan hanya satu bahkan ribuan. Dan jangan lupakan sang bulan. Cahaya mereka tak seterang matahari, namun mampu menghiasai gelapnya langit malam" ~ Herjuna Galih Mahesa *Belum di revisi, banyak typo bertebaran 🙏🏻

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan