DALAM SEPI

DALAM SEPI

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 23, 2018
WpInfo
Poetry
DALAM SEPI malam... langit berbulan... tapi tak berbintang.... walau tak hujan..tapi cuaca terang... sepi ku ..... merasuk dalam lubuk hati.... sudah terlalu amat dalam... dari tingkat kegalauan.... sepi tak ada yang di hati... ku coba mencari hati.... supaya tak di sakiti.... walau susah di cari... ku akan berusaha lagi... susah ku dalam sepi... termenung tanpa bahagia.. terdiam tak berguna.... Susah ku slalu berdoa.. Kepada tuhan yang maha esa... Semoga dalam sepiku... Ada yang menemani walaupun sekejap saja.... Dan tak bisa di rasa... Oleh hati atau pun sebuah cinta.... Dalam sepi ku jalani... Hidup tak berguna... Walau hampa terus ada... Ku coba bahagia .. Tapi tak ada yang menemani.. Untuk semua..... Hanya lewat puisi ku bisa mengungkapkan rasa..... Kata demi kata... Ku tulis dg penuh rasa.. Walau takan ada yang bisa merasa... Hatiku yang hampa....
All Rights Reserved
#219
duka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hanya Rindu Dan Trauma
  • You're Here, But Not For Me
  • Almost.
  • SCORPIO
  • DEARWA [END]
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama
  • KIDUNG CINTA AKU & DIRIMU
  • Titik Yang Benar
  • In The Sunrise

Aku hanya rindu bukan cinta hanya karena trauma ini aku tak lagi mempercayai lagi apa itu arti cinta jangan memulai dengan membawa luka lama, kembali lah dengan versi terbaik dan luka itu benar-benar kau sembuhkan dengan waktu ./ deary .. Dalam senyap malam yang kelabu, Rindu menyelinap seperti bayang, Mengisi ruang hati yang kosong, Mengusik luka yang belum sembuh. Rindu itu, seperti angin sepoi, Menyentuh lembut namun menusuk, Mengingatkan pada senyum yang hilang, Pada tawa yang kini tinggal kenangan. Trauma itu, seperti duri, Mengakar di dalam jiwa yang rapuh, Menggores setiap ingatan, Menghantui setiap detik yang berlalu. Malam-malam panjang tanpa bintang, Kusandarkan hati pada sepi, Menganyam harap di antara kelam, Berharap rindu dan trauma berakhir. Namun, rindu tak pernah lelah, Terus mengalun dalam hening, Sementara trauma tetap berbisik, Mengiringi setiap jejak langkahku. Dalam pertemuan bayang dan luka, Ku mencari cahaya di ujung jalan, Meski perih, meski berbalut duka, Aku percaya ada akhir dari rindu dan trauma.

More details
WpActionLinkContent Guidelines