Dielive
  • WpView
    Reads 3,976
  • WpVote
    Votes 345
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 4, 2020
Jika aku punya kesempatan hidup sekali lagi, aku akan mengungkapkan penyebab kematianku. Aku mati bukan karena bunuh diri. Aku dibunuh! *** Dalam hidupnya yang terpecah-pecah, NADYA ANDERSON masih memiliki segalanya; orang tua yang menyayanginya meskipun sudah tidak lagi bersama, kisah cinta menggemaskan seperti dalam novel romantis karena JASON SMITH - sahabatnya diam-diam mencintainya dan kepopuleran di sekolah karena dia aktif dalam berbagai kegiatan. Segalanya berubah seratus delapan puluh derajat ketika tiba-tiba Nadya tewas. Dia mati, tetapi ruhnya tidak. Ruhnya utuh, melayang-layang mencari tahu penyebab kematiannya.
All Rights Reserved
#863
youngadult
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BOOK 1 MISSION SERIES: MISSION IN CASE (Pindah ke Innovel)
  • Masa depan yang terulang
  • Skema Nestapa [Selesai]✓
  • HIDDEN I (The End)
  • Everything is Revealed (TAMAT)
  • US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING]
  • Episode Dayan
  • Paradise
  • KEPERGIAN SENJA
  • Satu Yang Tersisa [End]

[Sebelum baca, follow akunku dulu yah!] #1 dalam Mystery/Thriller [22 Januari 2019], #1 dalam Remaja [14 Januari 2019], #1 dalam Misteri [14 Januari 2019], #2 dalam Pembunuhan [2 Januari 2019] Kehidupan di SMA Argosaka yang semula tenang berubah menjadi penuh kekhawatiran. Insiden pembunuhan terjadi secara beruntun. Korbannya tak lain adalah siswa SMA Argosaka. Tak ada yang tahu alasan mengapa siswa-siswi tersebut dibunuh. Pihak sekolah menutup proses investigasi. Menetapkan kasus ini sebagai kasus bunuh diri. Akhirnya polisi harus menyerah dan undur diri. Namun, saat polisi menutup kasus, beberapa siswa justru mendapat petunjuk dari surat-surat anonim. Mereka harus memecahkan teka-teki isi surat anonim tanpa bantuan polisi. Apabila gagal, taruhannya adalah nyawa mereka sendiri. Saat persahabatan mulai diragukan, kejujuran mulai dipertanyakan, keselarasan pikiran tak mampu diusahakan. Kesetiaan pun menjadi ancaman. Apakah masih ada yang namanya teman? Selamat membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines